nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Perempuan Saudi Bisa Bepergian Tanpa Izin Wali, Syarat Usia 21 Tahun ke Atas

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Jum'at 02 Agustus 2019 08:58 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 08 02 18 2086739 perempuan-saudi-bisa-bepergian-tanpa-izin-wali-syarat-usia-21-tahun-ke-atas-IXxpn6GFUY.jpg Arab Saudi sebelumnya juga memperbolehkan perempuan untuk mengendarai mobil tanpa wali. Foto/Reuters

RIYADH – Perempuan di Arab Saudi sekarang dapat bepergian ke luar negeri tanpa izin wali pria, kata dekrit kerajaan.

Di bawah aturan baru yang diumumkan pada Jumat (2/8/2019), perempuan di atas usia 21 tahun dapat mengajukan paspor tanpa izin dari wali pria.

"Paspor akan diberikan kepada setiap warga negara Saudi yang mengajukan aplikasi," kata keputusan pemerintah yang diterbitkan dalam berita resmi Umm al-Qura mengutip AFP.

Semua orang dewasa sekarang dapat mengajukan paspor dan bepergian, menempatkan perempuan posisi yang setara dengan pria.

Keputusan kerajaan juga memberikan hak kepada perempuan untuk mendaftarkan kelahiran anak, perkawinan atau perceraian.

Baca juga: Tak Ingin Saudara Perempuannya Menyetir, Pria Saudi Bakar Mobil

Baca juga: Putri Rima, Perempuan Pertama Arab Saudi yang Menjadi Duta Besar untuk Amerika Serikat

Foto/Reuters

Aturan baru juga mencakup peraturan ketenagakerjaan yang memperluas kesempatan kerja bagi perempuan. Di bawah peraturan tersebut, semua warga negara memiliki hak untuk bekerja tanpa menghadapi diskriminasi berdasarkan jenis kelamin, kecacatan atau usia.

Sampai sekarang, perempuan Saudi harus meminta izin dari wali laki-laki-suami, ayah atau saudara laki-laki lainnya untuk mendapatkan paspor atau bepergian ke luar negeri.

Pada tahun 2016, putra mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman meluncurkan rencana untuk mengubah ekonomi pada 2030, dengan tujuan meningkatkan partisipasi perempuan dalam angkatan kerja menjadi 30% dari 22%.

Namun ada beberapa kasus profil tinggi perempuan yang mencari suaka di negara-negara seperti Kanada, mengutip klaim penindasan gender.

Pada bulan Januari, Kanada memberikan suaka kepada Rahaf Mohammed al-Qunun yang berusia 18 tahun. Dia melarikan diri dari Arab Saudi dan mencoba melarikan diri ke Australia. Dia berakhir dalam pertikaian di kamar hotel bandara di ibu kota Thailand, Bangkok, tempat dia memohon bantuan internasional.

Kelompok-kelompok hak asasi internasional sering mengklaim bahwa perempuan diperlakukan sebagai warga negara kelas dua di Arab Saudi.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini