nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Warga Kanada Melarikan Diri dari Penjara Iran Setelah Dijatuhi Hukuman Seumur Hidup

Rahman Asmardika, Jurnalis · Minggu 04 Agustus 2019 17:05 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 04 18 2087536 warga-kanada-melarikan-diri-dari-penjara-iran-setelah-dijatuhi-hukuman-seumur-hidup-jzfYygjb4o.jpg Saeed Malekpour. (Foto: Center for Human Right in Iran).

OTTAWA - Seorang warga Kanada keturunan Iran melarikan diri dari Iran setelah dipenjara di sana selama 11 tahun dan kembali ke negaranya.

Saeed Malekpour dijatuhi hukuman penjara seumur hidup atas program yang ia buat untuk mengunggah foto ke jejaring yang menurut otoritas Iran digunakan di situs-situs porno berbahasa Persia.

Dia berhasil kembali ke Kanada setelah melarikan diri dari Iran saat dibebaskan sementara dari penjara. Saudara perempuannya mem-posting video online pada Jumat, 2 Agustus memperlihatkan bahwa Malekpour telah kembali ke Kanada.

Hukuman penjara bagi Malekpour adalah salah satu dari beberapa kasus terkemuka yang melibatkan warga Iran berkewarganegaraan ganda atau yang memiliki status penduduk tetap di negara asing.

Dalam komentar yang dibagikan oleh kantor berita resmi peradilan Iran, Mizan Online, Juru Bicara Gholamhossein Esmaili mengatakan bahwa Malekpour sedang dalam "cuti penjara tiga hari" dan "dilarang meninggalkan negara itu".

"Rupanya dia telah menggunakan cara ilegal untuk meninggalkan negara ini," tambah Esmaili sebagaimana dikutip BBC, Minggu (4/8/2019).

Payam Akhavan, seorang profesor hukum internasional yang telah terlibat dalam kasus ini, mengatakan kepada media Kanada bahwa: "Dia (Malekpour) dibebaskan sementara dari penjara di Iran menyusul tekanan dari badan-badan hak asasi manusia PBB, dan dia harus melapor ke otoritas penjara lagi.

"Tapi dia malah meninggalkan negara itu dan datang ke Kanada melalui negara ketiga."

Saudara perempuan Malekpour mem-posting video dia tiba di Kanada di media sosial.

"Mimpi buruk akhirnya berakhir. Dia kembali ke rumah dan bertemu kembali dengan saudara perempuannya. Terima kasih Kanada atas kepemimpinanmu," tulisnya. Dia tidak memberikan perincian tentang situasi sekitar kepulangan saudaranya.

Malekpour, seorang programer web itu ditangkap pada Oktober 2008 ketika mengunjungi ayahnya, yang kesehatannya memburuk, di Iran.

Dia berpendapat bahwa program yang dia buat adalah program open source dan digunakan oleh situs web lain tanpa sepengetahuannya. Dia awalnya dijatuhi hukuman mati karena "menyebarkan kerusakan di bumi", namun hukuman itu kemudian diubah menjadi penjara seumur hidup, setelah dia dilaporkan "bertobat".

Menurut Amnesty International, selama dipenjara, Malekpour disiksa secara fisik dan psikologis dan menghabiskan lebih dari setahun di sel isolasi.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini