nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

BNPB Lanjutkan Pemadaman Kebakaran di Gunung Arjuno dengan Water Bombing

Avirista Midaada, Jurnalis · Minggu 04 Agustus 2019 12:31 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 04 519 2087456 bnpb-lanjutkan-pemadaman-kebakaran-di-gunung-arjuno-dengan-water-bombing-DJBWJMREjC.jpg Helikopter BNPB padamkan kebakaran di Gunung Arjuno. (Ist)

MALANG – Misi water bombing atau pemadaman api lewat udara di Gunung Arjuno kembali dilanjutkan pada hari, Minggu (4/8/2019), dengan mengerahkan helikopter dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Masih sama dengan skema water bombing kemarin, pengambilan air hari ini juga dilakukan di Waduk Selorejo yang merupakan sumber air terdekat dari Gunung Arjuno.

Helikopter BNPB tipe Mi8 berangkat dari Lanud Abdul Rachman Saleh, Pakis, Kabupaten Malang, pada Minggu pagi sekitar pukul 07.00 WIB dan langsung meninjau titik api, sebelum akhirnya bergeser ke Waduk Selorejo untuk mengambil air.

Direktur Utama Perum Jasa Tirta I, Raymond Valiant Ruritan menyatakan, pihaknya telah memberikan izin untuk pengambilan di waduk yang terletak di Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang ini sejak Jumat malam.

"Sudah kami izinkan. Kami bersyukur waduk ini bisa membantu masyarakat sebagai sumber air untuk pemadaman api di Arjuno. Pagi ini juga masih berjalan seperti kemarin," ujar Raymond kepada Okezone, Minggu (4/8/2019).

Helikopter water bombing ambil air dari waduk terdekat untuk memadamkan kebakaran di Gunung Arjuno. (BPBD Kota Batu)

Ia menjelaskan sebagaimana pengambilan air hari sebelumnya setidaknya sekali ambil helikopter mampu mengambil 4.000 liter air.

"Kalau kemarin memang mampu mengambil 4.000 liter sekali ambil. Kemarin itu lima kali pengambilan. Sebelum akhirnya dihentikan karena cuaca yang tidak mendukung di lereng Arjuno," tuturnya.

Dirinya juga memastikan pengambilan air di Waduk Selorejo tak akan membuat persediaan dan suplai air ke masyarakat dan irigasi terbatas.

"Kami pastikan tidak akan mempengaruhi debit air. Di sana debitnya sangat mencukupi, kalau sekali ambil 4.000 liter, 10 kali ambil pun tetap mencukupi. Hanya kami mengamankan dan menentukan lokasi pengambilan air di waduknya supaya tidak nyangkut di jaring atau mengganggu aktivitas masyarakat apapun di Selorejo," ucapnya.

Di sisi lain, BPBD Kota Batu melalui Pusdalops BPBD menyatakan water bombing akan dilakukan di dua lokasi.


Baca Juga : BNPB Kerahkan Helikopter Padamkan Kebakaran di Gunung Arjuno

"Selain di Gunung Arjuno water bombing juga dilakukan di lereng antara Gunung Panderman dan Kawi sisi Bedengan. Saat ini tengah dilakukan water bombing. Jadi kami survei terlebih dahulu lokasi keduanya mana yang memungkinkan dilakukan water bombing. Ini tadi Arjuno 1 kali pemadaman, yang di Panderman sudah 2 kali," katanya.

Sebagai informasi, water bombing kebakaran lahan hutan di Gunung Arjuno telah dilakukan sejak Sabtu pagi kemarin menggunakan helikopter BNPB.


Baca Juga : Bakar Lahan Seluas 274 Hektare di Kubu Raya, Seorang Pria Ditangkap

Status tanggap darurat bencana kebakaran yang direkomendasikan BPBD Kota Batu membuat BNPB dan BPBD Jawa Timur turun tangan membantu proses pemadaman.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini