Selain itu, kata Fadli, padamnya listrik secara massal merupakan ciri-ciri negara yang salah urus. "Saya kira apa yang terjadi kemarin, mati listrik tanpa peringatan tanpa pemberitahuan dan tanpa penjelasan sebelumnya, ini merupakan ciri-ciri dari sebuah negara yang salah urus,” ujarnya.
Sebelumnya, Presiden Jokowi mengungkapkan kecewanya karena seharusnya perusahaan besar seperti PLN harusnya memiliki sebuah manajemen dasar mengenai tata kelola risiko. Jika ada sebuah insiden seharusnya sudah bisa diatasi sesegera mungkin oleh PLN.
“Dan dalam sebuah manajemen besar seperti PLN mestinya, menurut saya, ada tata kelola risiko yang dihadapi dengan manajemen besar tentu saja ada contigency plan, ada back up plan. Pertanyaan saya kenapa itu tidak bekerja dengan cepat dan dengan baik," kata Jokowi.
Baca Juga: Listrik di Jakarta Padam Lagi, Kereta Jarak Jauh di Stasiun Senen & Gambir Tetap Normal
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.