nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Water Bombing Dihentikan, BPBD Pantau Titik Api Gunung Arjuno Lewat Jalur Darat

Avirista Midaada, Jurnalis · Senin 05 Agustus 2019 13:35 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 08 05 519 2087845 water-bombing-dihentikan-bpbd-pantau-titik-api-gunung-arjuno-lewat-jalur-darat-oaFDSRyM2N.jpg Gunung Arjuno terbakar. (BPBD Kota Batu)

BATU – Operasi pemadaman Gunung Arjuno dengan cara water bombing dihentikan sementara pada Senin (5/8/2019) hari ini.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Batu, Achmad Choirur Rochim, menyatakan operasi pemadaman dihentikan karena tim akan melakukan pemantauan titik api melalui jalur darat.

"Jadi hari ini tim kami melakukan pengecekan ke kawasan yang terbakar dan titik-titik yang sudah dilakukan water bombing selama 2 hari kemarin," ucap Rochim, pada Senin (5/8/2019).

Rochim menambahkan, tim akan memantau lokasi-lokasi yang masih ditemukan titik api dan dilakukan pencatatan koordinat.

Pemadaman Gunung Arjuno dengan water bombing. (Foto : BPBD Kota Batu)

"Rencananya Selasa besok kita kembali lakukan water bombing dengan target lokasi yang masih ada titik apinya," ujarnya.

Di sisi lain, pihak Perhutani bersama sejumlah instansi lainnya pada Senin pagi juga memantau titik api yang sempat muncul di pos Bedengan yang berada pada antara lereng Gunung Panderman dan Kawi.


Baca Juga : BNPB Lanjutkan Pemadaman Kebakaran di Gunung Arjuno dengan Water Bombing

Sebelumnya, selama 2 hari sejak Sabtu dan Minggu kemarin, satu unit helikopter BNPB melakukan pemadaman api melalui udara pada lahan hutan yang terbakar di Gunung Arjuno dan Gunung Panderman.

Helikopter tipe Mi 8 itu memulai pemadaman pada Sabtu 3 Agustus 2019 ke lahan hutan di Gunung Arjuno. Sehari setelahnya helikopter dengan 6 orang awak ini juga melakukan pemadaman api lewat udara di Gunung Panderman yang juga terbakar.


Baca Juga : BNPB Kerahkan Helikopter Padamkan Kebakaran di Gunung Arjuno

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini