Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Karhutla Riau Picu Konflik Gajah dan Manusia

Banda Haruddin Tanjung , Jurnalis-Selasa, 06 Agustus 2019 |22:30 WIB
Karhutla Riau Picu Konflik Gajah dan Manusia
Ilustrasi Gajah (Foto: Ist)
A
A
A

Gajah Sumatera di Riau saat ini tersebar di sejumlah kabupaten dan kota di Riau. Namun, kantong-kantong gajah di Riau banyak rusak akibat aktivitas perambahan baik oleh manusia atau pun korporasi. Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) Riau yang merupakan salah satu kantong gajah Sumatera saat ini juga terbakar. Lebih dari separuh hutan konservasi TNTN dibakar dan dirambah dan disulap jadi permukiman dan perkebunan.

"Karhutla juga merusak pakan alami gajah Sumatera, yakni tumbuhan sematung. Saat ini, populasi Gajah Sumatera di Riau sekitar 300 ekor," katanya.

Baca Juga: Jokowi Perintahkan BNPB, Panglima TNI dan Kapolri Segera Selesaikan Masalah Kebakaran Hutan

Aktivis konservasi lingkungan dan satwa langka dari Wildlife Conservation Indonesia (WCI) menegaskan, jika kebakaran berada di sekitar aktivitas gajah akan menciptakan konflik.

"Jika kebakaran ada di dekat akan memicu konflik. Gajah akan menjauh dari kebakaran dan bisa mendekat ke kebun masyarakat dan konflik baru akan terjadi," kata Pembina WCI, Muhammad Arif.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement