"Waktu itu dia mengutarakan cita-citanya ingin menjadi prajurit (TNI) soleh di masjid Nurul Mahmudah seusai solat Ashar," kata Deden yang juga guru Kimia Enzo.
Guna mengejar cita-citanya, pihak sekolah mendukung dengan mengijinkan Enzo latihan fisik di pinggir pantai Anyer di dampingi guru olah raganya. Bahkan, Enzo sudah berlatih sejak kelas X dengan berlari di area pesantren, pushup, adu panco dengan kawannya, bahkan jago memanah.
"Keseharian Enzo selama di pesantren memang lebih tekun, lebih giat, lebih rajin dari siswa pada umumnya guna mengejar cita-cutanya yang ingin menjadi militer," ujarnya.
Tak hanya duniawi, Enzo sejak mengenyam pendidikan selama tiga tahun di Pesantren tidak ketinggalan solat berjamaah di masjid. "Jadi dia itu pernah rela tidak dapat sertifikat demi bisa solat berjamaah di masjid. Enzo orangnya rajin beribadah," sambungnya.
Baca Juga: Panglima: Enzo Allie Penuhi Syarat Jadi Prajurit TNI
(Fiddy Anggriawan )