JAKARTA - Kuasa hukum dari tersangka kasus kepemilikan senjata api ilegal Kivlan Zen, Tonin Tachta mengatakan bahwa kliennya tersebut tengah jatuh sakit. Terjadi kompilasi di dalam tubuh, sakit dari bagian kepala hingga kaki.
Oleh sebab itu, Tonin berharap kalau Mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) Mayor Jenderal (Purn) dialihkan penahanannya ke rumah sakit.
Baca Juga: Praperadilan Ditolak, Polisi Lanjutkan Kasus Kivlan Zen
"Rencananya kalau bisa dirawat, karena sakit kepalanya sudah tidak bisa ditahan lagi," ujar Tonin saat dikonfirmasi, Jumat (9/8/2019).
"Dan setelah habis pengaruh obat lalu sakit lagi. Berbagai cara harus dilakukan melupakan rasa sakit jadi saatnya dirawatlah," tambahnya.
Pasalnya, hingga saat ini jikalau sakit Kivlan Zen kambuh, Tonin menyebutkan, kalau kliennya hanya mendapatkan pengecekan secara berkala dan diberikan obat-obatan.
Baca Juga: Praperadilan Kivlan Zen Ditolak, Polri: Artinya, Proses Penyidikan Sesuai Prosedur
"Pengalihan penahanan karena kesehatan dan atau berobat tidak dapat dihalangi lagi oleh mereka kecuali maksud untuk melanggar hak-hak tersangka yang ditahan," terang Tonin.
Seperti diketahui sebelumnya, praperadilan yang diajukan oleh Kivlan Zen ditolak oleh hakim tunggal Guntur pada 30 Juli 2019. Guntur menjelaskan kalau permohonan yang diajukan tidak beralasan.
(Fiddy Anggriawan )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.