nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ketika Umat Muslim di Pontianak Salat Idul Adha Diselimuti Kabut Asap

Dina Prihatini, Jurnalis · Minggu 11 Agustus 2019 16:02 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 11 340 2090524 ketika-umat-muslim-di-pontianak-salat-idul-adha-diselimuti-kabut-asap-4UqFw42txQ.jpg Salat Idul Adha di Kota Pontianak, Kalbar Diselimuti Kabut Asap (foto: Dina P/Okezone)

PONTIANAK - Suasana sedikit berbeda dialami ribuan umat muslim di Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Seluruh umat muslim di seluruh Provinsi Kalimantan Barat harus rela salat Idul Adha 1440 Hijriah dengan diselimuti kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Salat Idul Adha Kota Pontianak dipusatkan di sekitar Kantor Wali Kota Pontianak, Taman Alun Sungai Kapuas. Seluruh umat muslim tiba menggunakan masker karena semenjak subuh, asap mulai menyebar dan suasana tampak seperti mendung, namun terasa sekali asap yang diakibatkan oleh karhutla.

Baca Juga: Titik Api di Kalimantan Barat Tertinggi, Namun Tak Sampai "Ekspor Asap" 

Salah satu warga Pontianak, Amir Adrianto mengaku sejak pukul 06.00 WIB, kepulan asap sudah ada. Menurut dia, kabut asap dan suasana ini tidak sehat untuk masyarakat.

"Mau bagaimana lagi salat Ied di Korem memang tempat biasa orang Pontianak salat, meski ada asap Alhamdulillah salat berjalan lancar. Hanya kasian ibu-ibu yang sudah tua dan anak-anak karena kabut asapnya sudah pekat," ucap Amir kepada Okezone, Minggu (11/8/2019).

Salah Idul Adha 1440 H di Pontianak, Kalbar Diselimuti Kabut Asap (foto: Dina P/Okezone)	 

Dia merasa khawatir dengan dampak penyakit yang ditimbulkan dari adanya kabut asap tersebut, seperti sesak napas, batuk dan pilek. "Ponakan dan anak-anak teman semua yang sekolah mengeluh sudah pada batuk dan pilek," sambungnya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Sidiq Handanu memastikan, pemantauan perkembangan penyakit inspeksi pernapasan (Ispa) akibat kabut asap terus berjalan.

"Pemantauan itu melihat kunjungan pasien di pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) di tiap kecamatan," tutur Sidiq.

Baca Juga: Presiden Ancam Copot Pejabat Gagal Tangani Karhutla, Kapolda Riau Mengaku All Out 

Handanu menambahkan, pelaporan setiap pekannya terus berjalan guna memantau perkembangan penyakit. "Biasanya ritme pelaporan meningkat menjadi setiap hari jika terjadi peningkatan kasus. Hingga, minggu ke 31, belum menunjukkan peningkatan,” urai dia.

Pantauan Okezone di beberapa kawasan tempat Salat Idul Adha di Pontianak, seperti Masjid Raya Mujahidin, Masjid Jihad serta di seluruh masjid lain dipenuhi kabut asap. Kendati demikian, seluruh warga tetap melaksanakan Salat Idul Adha tahun ini dengan penuh rasa syukur.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini