Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Keraton Surakarta Gelar Tradisi Grebek Besar Idul Adha, Warga Serbu Gunungan Hasil Bumi

Bramantyo , Jurnalis-Minggu, 11 Agustus 2019 |18:03 WIB
Keraton Surakarta Gelar Tradisi Grebek Besar Idul Adha, Warga Serbu Gunungan Hasil Bumi
Keraton Surakarta Gelar Gerebek Besar Idul Adha, 2 Gunungan Hasil Bumi Habis Diserbu Warga dalam Hitungan Menit (foto: Bramantyo/Okezone)
A
A
A

SOLO - Keraton Kasunanan Surakarta menggelar tradisi grebek besar Idul Adha. Seperti tradisi tahun sebelumnya, tahun ini pun Keraton Kasunanan mengarak dua gunungan buah ke halaman Masjid Agung Solo untuk dibagikan kepada masyarakat luas.

Pantauan Okezone, tepat pukul 11.04 WIB, barisan prajurit Keraton Surakarta mengawali prosesi kirab gunungan ini. Barisan belakang prajurit Keraton Surakarta, diikuti para abdi dalem. Kemudian, di barisan para abdi dalem, sepasang gunungan Jaler (laki-laki) dan gunungan estri (perempuan) diarak oleh beberapa abdi dalem.

Baca Juga: Viral Sapi Ngamuk Rusak Motor, Suara Manja Warga Bikin Salfok Netizen

Keraton Surakarta Gelar Tradisi Grebek Besar Idul Adha (foto: Bramantyo/Okezone)	 

Gunungan Jaler, tersusun dari hasil bumi sebagai simbol kesuburan. Sedangkan gunungan Estri terbuat dari rengginang dan makanan kering matang sebagai simbol kelimpahan makanan.

Kedatangan sepasang gunungan ini langsung disambut antusias ratusan warga. Setelah selesai didoakan dan Gunungan Estri dibawa kembali ke keraton untuk dibagikan tanpa dikomando, Gunungan Jaler ini pun langsung diserbu warga.

Dalam hitungan menit, seluruh hasil bumi yang disajikan dalam Gunungan Lanang ludes diserbu warga. Saling dorong antar mereka pun terjadi. Bahkan teriakan petugas yang diterjunkan agar tidak saling dorong, tapi tak dihiraukan warga.

Bahkan, ada yang nekat naik ke atas gunungan untuk merebut sedekah hajah dalem Keraton Surakarta. Beberapa pengunjung perempuan yang ikut-ikutan berebut gunungan hasil bumi tersebut terjepit di antara kerumunan massa.

"Saya dapat kentang yang dibentuk seperti gunungan dan bunga kantil. Tidak sia-sia saya naik ke atas gunungan. Tadinya tidak berniat rebutan, saya ke sini hanya diajak saudara lihat kurban di Masjid Agung. Tapi karena terus didesak dari belakang, ya sudah akhirnya sekalian ikut rebutan," ucap Agus Sutanto salah seorang pengunjung yang datang dari Semarang, Minggu (11/8/2019).

Agus percaya adannya berkah dari gunungan yang dibagikan pihak Keraton Surakarta. Nantinya, kentang berbentuk gunungan mini dan bunga kantil ini akan disimpan di rumahnya.

Baca Juga: Viral Salat Idul Adha Bubar Gara-Gara Teriakan Sapi Lepas 

"Mudah-mudahan dari acara gunungan ini berguna untuk mencari berkah dari Allah," terangnya.

Keraton Surakarta Gelar Tradisi Grebek Besar Idul Adha (foto: Bramantyo/Okezone)	 

Sementara Takmir Masjid Agung Muhtarom grebek besar ini merupakan salah satu acara Keraton Surakarta selain grebek Mulud, grebek Sekaten, grebek Syahwal. Dan grebek ini merupakan simbul syukurnya atas semua nikmat yang diterima secara keseluruhan termasuk rakyatnya.

"Ini sedekah raja yang berwujud gunungan berisi makanan yang siap saji dan makanan mentah. Ini sudah diwariskan Kraton karena idul adha hari rayanya umat Islam dan hari rayanya Keraton karena Keraton juga Kerajaan Islam maka wujud syukurnya Keraton di wujudkan dalam bentuk gunungan," tutur Muhtarom.

(Fiddy Anggriawan )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement