Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pemadaman Api di Gunung Sumbing Belum Gunakan Heli Water Bombing, Ini Alasannya

Taufik Budi , Jurnalis-Senin, 12 Agustus 2019 |16:03 WIB
Pemadaman Api di Gunung Sumbing Belum Gunakan Heli <i>Water Bombing</i>, Ini Alasannya
Helikopter Water Bombing Milik BNPB (foto: Taufik Budi/iNews)
A
A
A

SEMARANG – Pemadaman kebakaran di kawasan hutan Gunung Sumbing terus dilakukan oleh tim gabungan. Mereka berjibaku menjinakkan api dengan peralatan seadanya di tengah kondisi cuaca yang cepat berubah dan medal terjal pegunungan.

Kepala Pelaksana (Kalaks) Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Jateng, Sudaryanto, menyampaikan, pemadaman juga akan melibatkan dari udara semabru melihat perkembangan di lapangan. Namun, untuk saat ini masih dilakukan secara manual.

Baca Juga: Ini Penyebab Kebakaran di Gunung Sumbing 

Pemadaman Kebakaran Hutan di Gunung Sumbing (foto: Taufik Budi/iNews)

“Ya pasti (dengan water bombing) kalau sudah ada pernyataan siaga darurat dari masing-masing kepala daerah,” kata Sudaryanto, Senin (12/8/2019).

Menurutnya, luas lahan yang terbakar luasannya mencapai 4-5 hektare di wilayah Desa Banyumudal Kecamatan Sapuran Kabupaten Wonosobo. Kobaran api mulai diketahui pada Minggu 11 Agustus 2019 sore, oleh warga bersama tim gabungan.

“Sampai saat ini masih dalam proses pemadaman (api). Tim gabungan yang terlibat di antaranya kelompok masyarakat, BPBD, TNI, Polri, dan tim Perhutani,” tambah dia.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement