nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemprov DKI Akan Wajibkan Bengkel di Jakarta untuk Sediakan Alat Uji Emisi

Fadel Prayoga, Jurnalis · Selasa 13 Agustus 2019 11:12 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 13 338 2091229 pemprov-dki-akan-wajibkan-bengkel-di-jakarta-untuk-sediakan-alat-uji-emisi-g0KLtkyX9S.jpg Foto Ilustrasi Okezone

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sedang menyusun revisi Peraturan Gubernur Nomor 92 Tahun 2007 tentang Uji Emisi dan Perawatan Kendaraan Bermotor. Beleid ini yang mengatur tata kelola dan pelaksanaan uji emisi selama ini.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Andono Warih mengatakan, dalam rancangannya, selain kewajiban lulus uji emisi bagi setiap kendaraan di Ibu Kota, diatur pula keharusan bagi bengkel-bengkel yang beroperasi di DKI Jakarta untuk memberikan layanan uji emisi dan menyederhanakan tanda bukti status kelulusan uji emisi.

"Teknisi bengkel pelaksana ini yang akan menginput hasil pengujian ke database juga menggunakan aplikasi e-uji emisi," kata Andono di Jakarta, Selasa (13/8/2019).

 Baca juga: Kualitas Udara Jakarta Pagi Ini Masuk Kategori Tidak Sehat

Polusi Jakarta

Ia menjelaskan, sebelumnya status kelulusan uji emisi menggunakan stiker yang ditempel di bagian depan kendaraan. Nantinya, status kelulusan cukup diketahui oleh petugas maupun pemilik kendaraan melalui fitur ‘cek hasil’ di aplikasi e-uji emisi.

"Aplikasi ini langsung terhubung dengan database di Dinas Lingkungan Hidup," ujarnya.

Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup, kata dia, per Juli 2019 baru 5,6 persen mobil di Jakarta yang telah melakukan uji emisi atau hanya 196.440 mobil dari total 3,5 juta mobil pribadi. Sedangkan bengkel pelaksana uji emisi baru tersedia 155 unit dari kebutuhkan ideal 933 unit bengkel.

“Diperlukan penambahan fasilitas pelaksana uji emisi sebanyak 778 unit dalam waktu singkat. Perubahan dirancang untuk mewajibkan bengkel dan SPBU di Jakarta yang akan memperpanjang izinnya untuk menyediakan fasilitas uji emisi. Sehingga dalam waktu singkat akan tersedia fasilitas uji emisi yang cukup,” katanya.

 Baca juga: Tekan Polusi Kendaraan, Anies: Jakarta Butuh 700 Bengkel Uji Emisi

Dalam revisi Pergub 92/2007 itu, kata dia, selain kebijakan kewajiban kendaraan yang beroperasi di Jakarta wajib lulus uji emisi, juga akan mengatur berbagai bentuk insentif dan disinsentif lainnya.

“Skemanya sedang kami kaji,” katanya.

 

Ia mengaku, telah melakukan pembinaan secara intensif ke bengkel-bengkel pelaksana uji emisi di seluruh Jakarta.

"Pembinaan kepada pengelola fasilitas uji emisi dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai uji emisi akan terus kami gencarkan," kata Andono.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini