JAKARTA – Forum Komunitas Nelayan DKI tidak mempersoalkan rencana Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan melaksanakan Upacara HUT ke -74 RI di Pulau Reklamasi.
“Kalau menurut saya sih ya sah-sah saja, siapapun (yang mau upacara) apalagi 'tukang' gubernur kan punya hak,” ujar Ketua Forum Komunitas Nelayan DKI, Diding Setiawan kepada Okezone, Kamis (15/8/2019).
Namun, Diding menilai pelaksanaan upacara di Pulau Maju merupakan sebuah sinyal bahwa Mega Proyek Pulau Reklamasi akan kembali diteruskan. Di mana sebelumnya, Anies telah menerbitkan Surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB) di pulau tesebut.
“Itu sudah jelas, pemerintah itu sifatnya berkelanjutan, siapapun gubenrnya atau presidennya pasti. Dan kalau memang saat ini Pak Anies mengadakan upacara Agustusan itu dari situ saja, kita sudah bisa lihat bahwa dia sudah menyetujui dengan adanya Pulau tersebut . sudah jel, sudah nyata (akan dilanjut),” ungkapnya.

Jika benar-benar proyek Reklamasi tetap akan diteruskan, ia meminta agar Anies tidak hanya memberikan slogan semata bahwa pulau tersebut merupakan milik bersama. Tapi Anies diminta harus lebih peka terhadap dampak lingkungan dan kondisi sosial masyarakat pesisir Jakarta.
“Saya berharap Pak Anies jangan cuman bikin apa artinya slogan saja. Tapi harus lebih diperhatikan lagi nelayan dulu, harus dilihat juga analisis dampak lingkungan,” tutupnya.