Isu Penumpang Gelap Prabowo-Sandi Sudah Basi

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Kamis 15 Agustus 2019 06:18 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 15 605 2092070 isu-penumpang-gelap-prabowo-sandi-sudah-basi-aGzoCyglI0.jpg Irma Suryani (Dok. Okezone)

JAKARTA – Ketua DPP Partai NasDem Irma Suryani Chaniago mengatakan rumor penumpang gelap di kubu Prabowo Subianto–Sandiaga Salahuddin Uno saat Pilpres lalu membuat bingung banyak pihak.

“Jadi kita kan disebut penumpnag gelap kita bingung juga kan, pasti masyrakat juga bingung,” kata Irma Suryani kepada Okezone, Kamis (15/8/2019).

Namun jika diperhatikan, sambungnya, dengan adanya respons kekecewaan para penumpang gelap terhadap Prabowo lantaran dengan sikap kenegarawannya menerima hasil dari konstestasi Pilpres 2019. Bahkan Prabowo menolak seluruh ide-ide para penumpang gelap tersebut.

“Tetapi memang setelah pilpres ini kemudain pak Prabowo kembali ke 'Laptop' seperti biassa dengan sikap kenegerarawannya gitu. terus si penumpang gelap ini engga nerima itu yang ini jadi masalah kan,” ujarnya.

Prabowo-Sandi

Namun di sisi lain, dirinya juga melihat adanya dugaan terkesan saling memanfaatkan antara Prabowo-Sandi dengan kelompok tertentu yang disebut-sebut sebagai Penumpang gelap di tim pemenangan Prabowo–Sandi.

“Kita juga bingun ada saling kesan manfaatakan sih. Jadi menurut saya tidak perlu dibahas lagi (penumpang gelap) sudah basi,” tutupnya.

Baca Juga: Bendera Merah Putih Raksasa Berkibar di Gunung Munara

Untuk diketahui, rumor adanya penumpang gelap di kubu Prabowo – Sandiaga memang diakui oleh partai Gerindra. Namun Gerindra memnbatah bahwa penumpang gelap yang sebelumnya disebut-sebut kelompok Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) itu salah besar.

Keberadaan penumpang gelap tersebut. Sempat meminta Prabowo agar membiarkan dan mendorong para ulama dan emak-emak untuk bentrok dalam aksi unjuk rasa saat sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di depan Gedung Mahkamah Konstitusi beberapa waktu lalu. (aky)

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini