
Menurutnya dari jumlah 296 veteran di Kota Semarang , 30 persen di antaranya masih belum mendapatkan penghidupan yang layak. Kebanyakan adalah veteran yang tak mendapatkan dana pensiun, dan hanya mengandalkan tunjangan veteran.
“Ya sekira 30 persen yang belum (layak penghidupannya). Misalnya rumahnya itu kurang (layak huni). Ada pula yang tinggal bersama anaknya, artinya mereka ikut anaknya (karena tidak memiliki rumah). Kebanyakan memang yang tidak punya pensiun,” jelasnya.
Warga asli Pudakpayung Semarang ini pun berharap, pemerintah memberikan perhatian lebih kepada para mantan pejuang. Mereka telah gagah berani mengorbankan kepentingan pribadinya demi mempertahankan kedaulatan bangsa.
“Ya masih masih berharap bisa ditingkatkan (tunjangan veteran), karena kenyataannya masih banyak anggota veteran yang misalnya rumahnya masih kurang lah. Ya meskipun secara bertahap itu ada bantuan untuk perbaikan rumah, tapi kan belum bisa menyeluruh,” tegasnya.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.