nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Seorang Pria Tua Diamankan Setelah Kibarkan Bendera Bertuliskan PKI

Ade Putra, Jurnalis · Sabtu 17 Agustus 2019 21:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 08 17 340 2093300 seorang-pria-tua-diamankan-setelah-kibarkan-bendera-bertuliskan-pki-9Z4TDH0tAc.jpg Seorang pria di Kubu Raya mengibarkan bendera bertuliskan PKI. (Foto: Polda Kalbar)

PONTIANAK – Semua warga negara Indonesia sedang bersukacita memperingati 74 tahun kemerdekaan. Salah satunya dengan mengibarkan bendera merah putih sejak beberapa hari terakhir.

Namun, berbeda dengan TFS (76). Di hari kemerdekaan Republik Indonesia, pria tua ini justru mengibarkan beberapa bendera kuning yang bertuliskan PKI, tepatnya di depan dan sekitar rumahnya.

Baca juga: Datang ke Istana, Tokoh Agama Tabayun soal Jokowi PKI 

Kontan, warga Jalan Adi Sucipto, Kelurahan Parit Baru, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, ini langsung diamankan dari kediamannya sekitar pukul 08.30 WIB tadi.

"Yang bersangkutan diamankan anggota Direktorat Reskrimum Polda Kalbar karena memasang bendera warna kuning bertulisan cat merah PKI. Sebanyak enam lembar ukuran 1x1,5 meter dan sudah dipasang sekitar gang rumahnya," ujar Direktur Reskrimum Polda Kalbar Kombes Veris Septiansyah, Sabtu (17/8/2019).

Selain mengamankan TFS, petugas juga menyita sebelas lembar kain warna kuning bertuliskan PKI menggunakan cat merah, sehelai bendera serupa yang dipasang depan rumah, tiga keping seng biru bertuliskan PKI, sebatang patok belian tulisan PKI, kaleng cat warna merah, dua potongan asbes yang sudah dicetak tulisan PKI, serta sebilah pisau ukuran 12 inci.

"Dari hasil interogasi terhadap saksi, yakni dua anak kandung yang bersangkutan, bahwa sejak lima tahun yang lalu orangtuanya menderita gangguan jiwa. Namun, kadang-kadang sadar atau sehat," jelas Veris.

Baca juga: Pesan Berantai Peringatan Bangkitnya PKI Hebohkan Medsos, Seperti Apa Faktanya? 

Ia melanjutkan, jika penyakitnya kambuh lagi, TFS kembali berulah. Perihal dia memasang bendera kuning ini pun sudah disampaikan ke ketua RT dan diteruskan ke kepala desa setempat. Namun, belum ada tindakan.

"Puncaknya pada Sabtu pagi tadi. Yang bersangkutan pasang bendera tersebut di ruko depan gang. Kemudian dikejar oleh anak-anak sekitar dan warga. Dia pulang ke rumah lalu bawa pisau," papar Veris.

Saat ini TFS untuk sementara diamankan di Mako Polda Kalbar untuk menjalani proses selanjutnya.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini