nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ketika Pemulung Rayakan Kemerdekaan Ke-74 RI di Atas Tumpukan Sampah

Bramantyo, Jurnalis · Sabtu 17 Agustus 2019 15:42 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 17 512 2093231 ketika-pemulung-rayakan-kemerdekaan-ke-74-ri-di-atas-tumpukan-sampah-1cEC569sDT.jpg Para Pemulung Gelar Upacara HUT Ke-74 RI di TPA Suka Sari, Jumantono, Karanganyar, Jawa Tengah (Foto: Bramantyo/Okezone)

KARANGANYAR - Para Pemulung di Karanganyar, Jawa Tengah ini pun tak mau ketinggalan ambil bagian dalam perayaan Hari Kemerdekaan Ke-74 RI. Dengan pakaian seadanya, para pemulung inipun merayakan hari kemerdekaan ditempat dimana mereka mencari rejeki, yaitu di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suka Sari, Jumantono, Karanganyar, Jawa Tengah.

Pantauan Okezone, dengan menggunakan ikat kepala merah putih dan bendera kecil, para pemulung ini berjalan di barisan belakang pembawa bendera merah putih. Tak ketinggalan, para pemulung ini juga membawa perlengkapan sehari-hari yang biasa mereka bawa.

Baca Juga: Selamat Hari Kemerdekaan Ke-74 Republik Indonesia 

Pemulung Gelar Upacara di TPA Suka Sari, Jumantono, Karanganyar, Jawa Tengah (foto: Bramantyo/Okezone)

Dengan berjalan tertib, para pemulung ini naik ke tumpukan sampah yang letaknya paling atas. Setibannya di atas bukit sampah, para pemulung ini langsung menancapkan bendera yang diikatkan pada bambu panjang.

Bersamaan dengan penancapan bendera, pekik merdeka spontan diterikan para pemulung diikuti dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya serta pembacaan teks Proklamasi. Kemudian, ditutup dengan pembacaan doa serta harapan mereka di hari kemerdekaan.

Inisiator acara pengibaran bendera merah putih di TPA Suka Sari, Kiswadi Agus mengatakan, meski profesi mereka adalah pemulung sampah, namun mereka pun punya hak untuk merayakan kemerdekaan dengan cara mereka sendiri.

"Mereka juga saudara kita para pemulung ini. Bagian dari masyarakat Indonesia. Ada pesan yang ingin disampaikan di hari kemerdekaan ini. Jangan lupakan kami. Mungkin secara materi meraka belum beruntung namun pasti mereka beruntung di sisi yang lain," kata Kiswadi kepada Okezone, Sabtu (17/8/2019).

Pemulung Gelar Upacara di TPA Suka Sari, Jumantono, Karanganyar, Jawa Tengah (foto: Bramantyo/Okezone)	 

Menurut Agus, pemulung ini adalah pejuang bagi keluarganya, yang harus mendapat perhatian dari pemerintah. "Banyak diantara mereka sulit mengakses jaminan kesehatan maupun sosial, karena tidak terdata dengan baik. Pemerintah harus menghargai mereka," ujar Agus

Sementara Mbah Sadiyem (60) yang keseharianya mencari nafkah di TPA Sukosari mengaku sangat senang bisa ikut dalam acara penghormatan bendera Merah Putih di tempatnya bekerja.

Baca Juga: Satgas Karhutla Gelar Upacara HUT Ke-74 RI di Habitat Gajah Sumatera yang Terbakar 

Dirinya mengaku mengais rejeki di TPA Suka Sari ini sejak tahun 2009. Dan baru sekali ini ada acara penghormatan bendera.

"Rasane nggih seneng, terharu saget tumut upacara. Niki nembe sepindah enten mriki (senang, haru ikut acara yang baru sekali ini digelar). Permintaan kami pemerintah juga memperhatikan keberadaan kami ini," harapnya.

Pemulung Gelar Upacara di TPA Suka Sari, Jumantono, Karanganyar, Jawa Tengah (foto: Bramantyo/Okezone)	Pemulung Gelar Upacara di TPA Suka Sari, Jumantono, Karanganyar, Jawa Tengah (foto: Bramantyo/Okezone)

(fid)

Berita Terkait

HUT Ke-74 RI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini