Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Risma: Hubungan Masyarakat Surabaya & Warga Asli Papua Berjalan Baik seperti Saudara

Syaiful Islam , Jurnalis-Rabu, 21 Agustus 2019 |09:38 WIB
Risma: Hubungan Masyarakat Surabaya & Warga Asli Papua Berjalan Baik seperti Saudara
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini (Foto: Syaiful Islam/Okezone)
A
A
A

SURABAYA - Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini menyebut bahwa mahasiswa Papua yang ada di Kota Pahlawan itu sering mengikuti kegiatan yang digelar pemkot setempat selama ini. Salah satunya mereka kerap mengikuti kegiatan tari-tarian di balai kota.

Hal itu disampaikan Risma saat menerima kunjungan Ketua Masyarakat Adat Tanah Papua sekaligus Staf Khusus Presiden untuk wilayah Papua, Lenis Kogoya di rumah dinas wali kota, Jalan Sedap Malam Surabaya, Selasa 20 Agustus 2019 malam.

Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar dua jam tersebut, juga dihadiri perwakilan mahasiswa Papua serta Ikatan Keluarga Besar Papua Surabaya (IKBPS). Pertemuan itu berlangsung hangat dan penuh canda.

"Adik-adik ini sering mereka ikut kegiatan tari-tarian di Balai Kota, sering datang juga kalau kita ada acara. Kalau kita ada kunjungan tamu dari Papua, mereka (mahasiswa Papua) juga ikut datang. Selama ini hubungan masyarakat Surabaya dengan warga asli Papua berjalan baik, bahkan seperti saudara," terang Risma.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini

Menurut Risma, dirinya sudah menganggap mahasiswa asal Papua seperti anak sendiri. Selama menempuh pendidikan di Surabaya, mereka juga diberikan fasilitas dalam upaya mengembangkan bakat dan minat. Misal pelatihan komputer dan bahasa Inggris.

Risma juga selalu berpesan pada mahasiswa Papua agar menjadi orang yang sukses. Sebab orang tuanya yang jauh disana mengharapkan anaknya berhasil. Sehingga pendidikan yang selama ini dijalani bisa bermanfaat.

"Mesti kalau ketemu anak-anak saya selalu sampaikan itu. Kami juga sering menerima kunjungan mama-mama Papua. Mama-mama Papua ini belajar tanam sayur, bikin baju sampai bikin bakso ikan," paparnya.

Risma menambahkan, warga Papua yang tinggal dan menetap di Surabaya juga biasa berbaur dengan masyarakat sekitar dan juga terlibat dalam kegiatan di kampung. Banyak juga warga asli Papua yang menjadi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya.

“Ada Kabag Humas itu asli dari Papua, dua Camat di Surabaya juga asli Papua, terus ada Kepala Bidang Satpol PP juga dari Papua. Masyarakat di Surabaya ini multi etnis, ada dari Ambon, Aceh, Pontianak, Padang, NTB, kita tidak pernah membeda-bedakan semua ada di Surabaya,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Masyarakat Adat Tanah Papua sekaligus Staf Khusus Presiden untuk wilayah Papua, Lenis Kogoya menilai, Wali Kota Risma banyak membantu warga asli Papua yang tinggal di Surabaya selama ini.

“Kita di Istana sudah ada orang Papua, di sini Surabaya sudah dilakukan juga ternyata. Maka dari itu miss komunikasi yang terjadi beberapa waktu lalu, tidak perlu dipersoalkan dan diungkit-ungkit lagi. Namun, bagaimana berpikir untuk masa depan Indonesia, khususnya membangun Papua," kata Lenis.

(Rizka Diputra)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement