nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cegah Kebakaran Hutan, Petugas Periksa Pendaki Gunung Sindoro-Sumbing

Jum'at 23 Agustus 2019 14:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 23 512 2095632 cegah-kebakaran-hutan-petugas-periksa-pendaki-gunung-sindoro-sumbing-iogNSE6mDf.jpg Foto Ilustrasi Okezone

TEMANGGUNG - Pengawasan terhadap para pendaki Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah diperketat demi mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan pada musim kemarau ini.

Kapolsek Parakan AKP Sukma Galuh Pulung Dwi Handoko mengatakan, polisi terus memperketat pengawasan kepada para pendaki melalui sejumlah basecamp di jalur pendakian Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing wilayah Temanggung.

Selain itu, polisi juga melakukan pembinaan kepada warga sekitar gunung agar mereka tidak melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran hutan pada musim kemarau ini.

 Kebakaran Hutan

Pengawasan ketat kepada para pendaki harus dilakukan guna mengantisipasi pembuatan api unggun, pembuangan puntung rokok, maupun lainnya yang berpotensi membakar hutan. Saat ini, menurutnya telah dibentuk posko gabungan yang terdiri atas polisi, tentara, personel BPBD, Perhutani, dan kelompok masyarakat peduli lingkungan dan hutan.

"Di wilayah kami, dua posko telah dibentuk, yakni di Kledung dan Bansari. Dua wilayah kecamatan di lereng Gunung Sindoro-Sumbing itu masuk wilayah hukum Polsek Parakan," kata Sukma seperti dilansir dari Solopos.com, Jumat (23/8/2019).

Dia menjelaskan pembuatan posko dilakukan agar setiap waktu terdapat personel yang bersiaga untuk melakukan pengawasan dan patroli wilayah, baik mendatangi basecamp-basecamp pendakian maupun memberikan sosialisasi dan pembinaan kepada masyarakat di lereng gunung agar turut serta menjaga kawasan hutan serta gunung, dan tidak melakukan aktivitas pembakaran di dekat hutan atau di hutan.

 Kebakaran Hutan

"Kepada para pendaki kami juga banyak berterima kasih, karena sebagian dari mereka justru peduli dengan hutan dan menginformasikan segera jika terdapat hal-hal yang mencurigakan di gunung. Namun demikian, pengawasan ketat tetap diperlukan, agar seluruh pendaki benar-benar mematuhi aturan, seperti halnya tidak membuat perapian, tidak menyalakan kembang api atau membuang puntung rokok sembarangan," katanya.

Menurutnya, hal itu wajib ditaati mengingat di musim kemarau potensi terjadinya kebakaran hutan sangat besar. Kebakaran hutan itu terjadi beberapa waktu lalu di kawasan Gunung Sumbing di wilayah Wonosobo dan Magelang.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini