nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gunung Karangetang Luncurkan Lava Panas, Warga Sekitar Dievakuasi

Subhan Sabu, Jurnalis · Minggu 25 Agustus 2019 20:33 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 08 25 340 2096461 gunung-karangetang-luncurkan-lava-panas-warga-sekitar-dievakuasi-W7hfr1FcGt.jpg Ilustrasi Gunung Karangetang (Foto: Okezone/Subhan)

SITARO - Akibat dari lucuran lava panas Gunung Api Karangetang, puluhan warga di Kampung Winangun Lindongan lI, Kecamatan Siau Barat Utara, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Provinsi Sulawesi Utara dievakuasi ke tempat yang aman, Minggu (25/8/2019).

Perwira penghubung Kodim 1301/Sangihe Mayor Chb Alex Juanda mengatakan warga yang dievakuasi berjumlah 17 kepala keluarga dengan 50 jiwa, 25 orang laki-laki dan 25 orang perempuan.

Evakuasi yang dilakukan bersama dengan Koramil 1301-02/Siau, Anggota BPBD Sitaro itu sesuai dengan rekomendasi dari PGA Karangetang. Mereka dievakuasi ke Gereja Galilea yang bertempat di kampung kinali, Kecamatan Siau Barat Utara.

"Ada anak-anak, kakek-kakek dan nenek-nenek yang harus ditandu karena tidak bisa pakai motor, sakit stroke dan kondisi jalan yang sempit serta naik turun," ujar Perwira penghubung Kodim 1301/Sangihe Mayor Chb Alex Juanda.

Proses evakuasi warga sekitar Gunung Karangetang (Foto: Istimewa)

Dari laporan Pos Pengamatan Gunung Api Karangetang, gunung yang berketinggian 1784 mdpl itu mengeluarkan asap kawah bertekanan sedang berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi 75-100 meter di atas puncak kawah.

Guguran lava dari puncak kawah utama mengarah ke kali sense, kali nanitu dan kali pangi sekira 1000-1500 meter. Leleran lava ke kali pangi sekira 2000 meter dan sering terjadi kepulan asap kelabu kecoklatan tipis-tebal. Asap kawah 2 putih tipis tinggi sekira 25 meter.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Karangetang Fredianto Anthon Richard Korompis dalam laporannya menulis bahwa untuk aktivitas kegempaan guguran berjumlah 6 Amplitudo, 3-6 mm dengan durasi 53-60 detik. Untuk kegempaan Hembusan berjumlah 8 Amplitudo, 4-33 mm, dengan durasi 23-35 detik. Dan gempa tektonik Jauh berjumlah 3 Amplitudo, 7-20 mm, S-P 15-17 detik, dengan durasi 40-81 detik. Tremor Menerus (Microtremor) terekam dengan amplitudo 0.25-5 mm (dominan 1 mm).

Tingkat Aktivitas Gunung Karangetang Level III (Siaga). Masyarakat dan pengunjung/wisatawan direkomendasikan agar tidak mendekati, tidak melakukan pendakian dan tidak beraktivitas di dalam zona prakiraan bahaya yaitu radius 2.5 km dari puncak Kawah Dua atau Kawah Utara dan Kawah Utama di selatan serta area perluasan sektoral dari Kawah Dua ke arah Barat Laut-Utara sejauh 4 km, yaitu wilayah yang berada di antara Kali Batuare dan Kali Saboang.

Masyarakat di sekitar Gunung Karangetang dianjurkan agar menyiapkan masker penutup hidung dan mulut, guna mengantisipasi potensi bahaya gangguan saluran pernapasan jika terjadi hujan abu.

Masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai-sungai yang berhulu dari puncak Gunung Karangetang agar meningkatkan kesiap siagaan dari potensi ancaman lahar hujan dan banjir bandang yang dapat mengalir hingga ke pantai.

"Saat ini warga yang dievakuasi dalam kondisi aman di tempat pengungsian sementara di Gereja Kinali," pungkas Mayor Chb Alex Juanda.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini