Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Jokowi Serahkan 5.000 Sertifikat Tanah ke Warga Magelang

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis-Jum'at, 30 Agustus 2019 |19:45 WIB
Jokowi Serahkan 5.000 Sertifikat Tanah ke Warga Magelang
Ilustrasi Presiden Jokowi bagikan sertifikat (Foto: Ist)
A
A
A

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyerahkan sebanyak 5.000 pemilik bidang tanah dari Kabupaten Magelang, Jawa Tengah di Stadion Gemilang, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Jumat (30/8/2019).

Kepemilikan hak atas tanah wajib dibuktikan dengan sertifikat sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Pokok-Pokok Agraria. Sertifikat yang hari ini diserahkan oleh Presiden itu menjadi bukti tertulis yang mendapatkan pengakuan hukum.

"Setiap saya ke desa, ke kampung, apa yang saya dengar? Sengketa tanah, sengketa lahan, konflik tanah, konflik lahan di Sumatera, di Jawa, Kalimantan, Maluku, Nusa Tenggara, Papua, semuanya. Urusan (sengketa) tanah karena rakyat enggak pegang ini (sertifikat)," ujarnya.

Baca Juga: Hari Ini, Jokowi Bersepeda Keliling Borobudur dan Bagikan Sertifikat Tanah 

Jokowi

Menurutnya, dahulu hanya sekira 500 ribu sertifikat yang dapat diterbitkan tiap tahunnya. Padahal, masyarakat yang belum memiliki sertifikat masih sangat banyak. Akibatnya sengketa-sengketa sebagaimana yang disebutkan Presiden jamak terjadi.

"Sehingga 2015 yang lalu saya perintah ke Pak Menteri BPN (Badan Pertanahan Nasional). Enggak bisa ini diterus-teruskan. Saya minta nanti dirancang betul 2017 saya minta 5 juta (sertifikat terbit), 2018 saya minta 7 juta, 2019 saya minta 9 juta. Alhamdulillah selalu terlampaui terus," ucapnya.

Melihat capaian pemenuhan target tersebut, Kepala Negara tak lupa menyampaikan apresiasi bagi seluruh jajaran BPN dari pusat hingga ke daerah yang telah bekerja keras mewujudkan program percepatan penerbitan sertifikat tersebut di seluruh Indonesia. Dengan adanya percepatan penerbitan dan penyerahan sertifikat seperti sekarang ini, Presiden berharap agar sengketa-sengketa terkait pertanahan di masyarakat dapat dihindari.

"Saya ingin menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya ke Pak Menteri BPN, seluruh jajaran kanwil, kantor BPN yang ada di seluruh Tanah Air. Kerjanya pagi sampai malam. Kadang katanya Minggu juga kerja. Enggak apa-apa, melayani rakyat memang harus seperti itu," tuturnya.

Baca Juga: Jokowi Ingin Secepatnya ke Papua Temui Tokoh Agama dan Pemangku Adat

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement