nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

14 WNI Korban Kasus Pengantin Pesanan Dipulangkan dari China

Rahman Asmardika, Jurnalis · Selasa 03 September 2019 12:13 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 09 03 18 2100014 14-wni-korban-kasus-pengantin-pesanan-dipulangkan-dari-china-AACUSzFWnM.jpg Direktur Jenderal Protokol dan Konsuler Kemlu RI, Andri Hadi menerima kedatangan 14 WNI korban kasus Penganti Pesanan, 2 September 2019. (Dok. Kemlu RI)

JAKARTA – Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) telah memulangkan 14 warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban kasus “pengantin pesanan” di China. Para WNI yang dipulangkan dengan pendampingan dari Kedutaan Besar RI (KBRI) Beijing itu telah tiba di Jakarta pada Senin, 2 September 2019.

Para korban berasal dari DKI Jakarta, Jawa Barat dan Kalimantan Barat.

Kasus “pengantin pesanan” marak terjadi melalui perantaraan agen perjodohan. Permasalahan muncul ketika agen perjodohan menggunakan modus penipuan untuk meyakinkan para pasangan.

BACA JUGA: Cerita Korban Perkawinan Pesanan yang Kabur dari Tiongkok

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri RI, Retno L.P. Marsudi telah mengangkat isu ini dalam pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Republik Rakyat Tiongkok (RRT) pada 30 Juli 2019. Dalam pertemuan tersebut, Menlu RI meminta bantuan Pemerintah RRT agar kasus korban "pengantin pesanan" dapat diselesaikan dan bersama-sama dapat dicegah di masa mendatang.

Direktur Jenderal Protokol dan Konsuler Kemlu RI, Andri Hadi bersama WNI korban kasus Pengantin Pesanan, 2 September 2019.

Pemerintah Indonesia menyatakan apresiasi kepada Pemerintah RRT yang telah menanggapi permintaan kerja sama tersebut secara positif.

Ke-14 WNI diterima oleh Direktur Jenderal Protokol dan Konsuler, Andri Hadi di Kantor Kemlu, Pejambon, Jakarta Pusat sebelum selanjutnya diserahterimakan kepada Bareskrim Polri dan Kementerian Sosial untuk penanganan lebih lanjut di dalam negeri.

BACA JUGA: Menlu Retno Bahas Penyelesaian Masalah Pengantin Pesanan dengan China

“Proses pemulangan ini adalah wujud kehadiran negara dalam pelindungan warganya sekaligus buah kerja sama yang erat dari berbagai pihak” ujar Andri Hadi dalam sambutan penerimaannya.

Para WNI juga diimbau agar lebih berhati hati dalam melakukan pernikahan dengan warga asing. Mengenal calon pasangan terlebih dahulu, tidak terbujuk janji-janji ekonomi dan mengikuti prosedur pernikahan dengan benar merupakan langkah pencegahan yang paling efektif.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini