Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Munas Golkar Jadi Kisruh karena Pelaksanaannya Terkesan Diundur-undur

Harits Tryan Akhmad , Jurnalis-Rabu, 04 September 2019 |18:34 WIB
Munas Golkar Jadi Kisruh karena Pelaksanaannya Terkesan Diundur-undur
Ilustrasi
A
A
A

JAKARTA - Hiruk pikuknya pemberitaaan seputar pelaksanaan Munas Partai Golkar kian memanas. Banyak kalangan berpendapat munas harus segera digelar.

Salah satunya adalah kalangan pengamat politik. Direktur Eksekutif ETOS Indonesia Institute Iskandarsyah mengatakan, Munas lebih baik dilakukan pelantikan Presiden Oktober nanti.

"Itu hal yang sangat ideal dan ini sangat berpengaruh kepada kepemimpinan partai Golkar 5 tahun ke depan," kata Iskandarsyah dalam keterangan tertulisnya, Rabu(4/9/2019).

Lebih lanjut, Iskandar berharap para petarung memanfaatkan momen itu dengan sebaik-baiknya dan petahana jangan coba-coba menghalangi penyelenggaraan ini.

Baca Juga: Kader Golkar Kembali Desak DPP Segera Laksanakan Rapat Pleno

Kata Iskandar, saat ini kondisi yang terjadi di internal Partai Golkar khususnya DPD-DPD tingkat satu seperti tidak tergerak untuk mengambil sikap.

"Saya melihat DPD-DPD tingkat satu seperti dibuat tidur saja, tak ada hati dan pikirannya bergerak. Dan mainan ini memang maunya petahana, tinggal kandidat-kandidat yang lain coba mainkan pola ini. Jangan sampai regulasi yang menyangkut mekanisme pelaksanaan Munas justru diputar-putar seenaknya," ucap Iskandar.

Golkar

Terkait persiapan Bambang Soesatyo untuk maju menjadi orang nomor satu di partai Golkar, Iskandar menambahkan bahwa secara mental beliau sudah sangat siap, tak perlu ditanya berulang-ulang.

Iskandar mengingatkan kepada Bamsoet, agar berhati-hati dan paham mekanisme yang benar serta menjunjung tinggi AD/ART partai menuju pelaksanaan munas tersebut.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement