"Saya rasa mas Bamsoet paham akan hal itu (mekanisme partai) maka dari itu mas Bamsoet harus berhati-hati. Saya sangat yakin apabila Munas dilaksanakan setelah pelantikan Presiden maka barang ini sudah tak bermain lagi. Sudah tidak ada gregetnya dan terkesan hiburan semata," kata Iskandar menjelaskan.
Iskandar berpendapat, ada kesan jika munas Partai Golkar ini sengaja diundur-undur. Ia melihat calon pertahana yaitu Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto sudah mulai gusar karena ada kekuatan baru yaitu Bambang Soesatyo.
"Saya ekternal partai Golkar melihat barang ini memang sengaja diundur-undur, saya juga memberikan sedikit saran kepada para senior-senior internal partai Golkar supaya terus mendorong pelaksanaan Munas Partai Golkar ini kalau sudah pelantikan presiden ya selesai semuanya," tuturnya.
Ia berharap, ketum terpilih hasil munas nanti adalah orang yang bisa mengatur management partai dengan baik dan segera berkonsolidasi dengan jajaran dan juga kepada para parpol pendukung Joko Widodo, karena partai Golkar adalah bagian dari partai pendukung presiden Jokowi.
"Saya juga mendorong kader-kader partai Golkar segera melaksanakan munas partai Golkar ini. Tak perlu risau ada yang bersumpah-sumpah diatasnya taruh kitab suci, itu simbol ketakutan atas kekalahannya nanti," kata Iskandar menambahkan.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.