Aksi sejumlah aktivis ini pun menarik perhatian warga dan peziarah yang berdatangan ke Masjid Agung Demak. Mereka turut mendukung aksi, agar sejarah Raja Kasultanan Demak itu kembali diluruskan, agar tak menyesatkan generasi muda.
"Demak ini kerajaan besar di masa lampau, untuk itu kita mesti menjaga sejarah tetap berada pada rel yang benar. Jangan sampai tak ada jejak literasinya,sebagai rujukan kita sebagai generasi penerus bangsa," ujar seorang warga, Kusfitria.
Perempuan berhijab ini pun meminta warga untuk lebih memahami sejarah, agar tak mudah dibelokkan oleh pihak-pihak tak bertanggung jawab. Memperbanyak bacaan dan memperkaya literatur bisa menjadi upaya untuk menangkal pembelokan sejarah.
(Fiddy Anggriawan )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.