Menhan juga menjelaskan, pemberontak untuk 'Papua Merdeka' sudah membentuk tentara baru yaitu West Papua Army. Ia mengklaim, ada sebuah kelompok yang terafilisiasi dengan ISIS. Mereka menyerukan agar masyarakat Papua melakukan jihad saat kericuhan berlangsung.
"Sebagai catatan terdapat kelompok lain yang berafiliasi dengan ISIS telah menyerukan jihad di Tanah Papua," kata Ryamizard.
(Rizka Diputra)