"Kami mencatat ada beberapa kabupaten di provinsi ini yang menjadi penghasil utama kacang hijau, seperti Bojonegoro, Sampang, Sumenep dan Gresik," ujarnya.
"Untuk kegiatan ekspor ini, kami berharap agar para petani juga bisa mendapat harga yang layak dari pembeli atau para eksportir tadi," imbuhnya.
Masih di tempat yang sama, Kepala Balai Besar Karantina Jawa Timur, M. Musyaffak Fauzi menyatakan dukungan yang sama, yakni karantina memberikan dukungan dalam bentuk fasilitas kemudahan izin ekspor. Oleh karena itu, ia berharap agar para eksportir bisa terus memasok produk-produk berkualitas sesuai standar negara-negara tujuan.
"Khusus untuk PT Aman, ada catatan positif tersendiri. Sementara banyak importir lain yang menunjukkan penurunan trend ekspor, PT Aman justru terus menunjukkan trend meningkat. Jadi kami berharap agar trend positif ini bisa terus dipertahankan oleh PT Aman," tuturnya.
Direktur PT Aman Buana Putera, Aman Buana Putera menjelaskan kacang hijaunya diperoleh langsung dari para petani di Jawa Temgah dan Jawa Timur, seperti Lamongan dan Demak.