Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Peristiwa 7 September: Kelahiran Gus Dur hingga Munir Tewas Diracun

Fahreza Rizky , Jurnalis-Sabtu, 07 September 2019 |07:00 WIB
Peristiwa 7 September: Kelahiran Gus Dur hingga Munir Tewas Diracun
Gus Dur (Foto: Ist)
A
A
A

JAKARTA - Peristiwa penting dan bersejarah terjadi pada 7 September. Sebut saja kelahiran mantan Presiden RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur serta mangkatnya aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Munir Said Thalib.

Selain peristiwa-peristiwa itu, masih ada sejumlah momen bersejarah lainnya. Berikut ini Okezone paparkan, sebagaimana dikutip dari Wikipedia.org, Sabtu (7/9/2019).

Berakhirnya Pemberontakan Boxer

Pemberontakan Boxer adalah pemberontakan di Tiongkok dari November 1899 sampai 7 September 1901, terhadap kekuasaan asing di sektor perdagangan, politik, agama, dan teknologi.

Boxer memulai aksinya sebagai gerakan anti-asing, anti-imperialis, dan merupakan pergerakan berdasarkan petani di Tiongkok utara. Mereka menyerang orang asing yang membangun jalur kereta api dan melanggar Feng Shui, dan juga orang Kristen yang dianggap bertanggung jawab untuk dominasi asing di Tiongkok.

Baca Juga: Peristiwa 6 September: Meninggalnya Jenderal AH Nasution & Pemakaman Putri Diana 

Pada Juni 1900, Boxer menyerang Beijing dan membunuh 230 orang non-Tionghoa. Banyak Tionghoa Kristen, orang Katolik terbunuh di provinsi Shandong dan Shanxi sebagai bagian dari pemberontakan. Dengan slogan "Dukung Qing, hancurkan Barat", mereka terus beraksi.

Diplomat, penduduk, tentara asing, serta beberapa Tionghoa Kristen melarikan diri ke Legation Quarter dan tinggal selama 55 hari hingga Aliansi Delapan Negara datang dengan 20.000 tentara untuk memadamkan pemberontakan.

Protokol Boxer pada 7 September 1901 mengakhiri pemberontakan dan mengenakan sanksi yang berat terhadap Dinasti Qing, seperti ganti rugi sebesar 450 juta tael perak.

Baca Juga: Peristiwa 5 September: Lahirnya Freddie Mercury hingga Meninggalnya Benyamin Sueb

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement