nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pria Ini Perkosa Adik Iparnya hingga Hamil 7 Bulan

Era Neizma Wedya, Jurnalis · Sabtu 07 September 2019 18:03 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 09 07 340 2101878 pria-ini-perkosa-adik-iparnya-hingga-hamil-7-bulan-LjGMXJns4B.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

MUSI RAWAS - Apri Suwarno (27) warga dusun Jambu Rejo, Kabupaten Musi Rawas, tega mengagahi adik iparnya berinisial SNA (14), siswi SMP hingga hamil 7 bulan dan kini terpaksa berhenti sekolah karena malu.

Kapolres Musi Rawas AKBP Suhendro melalui Kapolsek STL Ulu Terawas IPTU H Arpan menjelaskan perbuatan tersangka, diketahui setelah korban diperiksa oleh bidan karena berbulan-bulan setelah persetubuhan itu, korban sering mengeluhkan perutnya sakit.

Dan juga perutnya juga terus membesar. Karena penasaran, ibu dan kakak ipar korban yang lainnya, membawa korban ke bidan. Usai diperiksa, bidan mengatakan Korban sedang hamil tujuh bulan. Pihak keluarga yang sempat terkejut dengan kejadian itu berusaha menanyakan kepada korban siapa yang menghamilinya.

“Awalnya korban hanya diam dan menangis. Tapi setelah dirayu, korban menceritakan ia digagahi kakak iparnya sendiri sebanyak dua kali," kata Arpan, Sabtu (7/9/2019).

Akhirnya pihak keluarga korban melapor ke perangkat Desa, dan tersangka dipanggil oleh perangkat desa. Namun tersangka Apri menyangka telah mengagahi adik iparnya. Namun setelah didesak, akhirnya dihadapan perangkat desa dan keluarga korban, Apri mengakui bahwa ia sudah dua kali meniduri korban.

 pemerkosaan

Sedangkan kronologi kejadian yang menimpah korban bermula saat korban yang memang sering main ke rumah tersangka dan menginap disana. Karena rumah ayuk kandungnya, serta ada keponakan mereka disana. Pada bulan Februari 2019 lalu, korban kembali main dan menginap ke rumah tersangka.

Nah disaat istri dan anak tersangka tidur, tersangka mendatangi korban dan mengajaknya ngobrol. Dalam obrolan itu, itulah Apri membujuk korban agar mau melakukan persetubuhan dengannya. Ternyata rayuan tersangka berhasil, hingga korban pun mau diajak berhubungan badan.

Usai melakukan aksinya, tersangka meminta korban agar jangan memberitahukan kepada orang lain. Hingga akhirnya perbuatan tidak senonoh ini, terjadi hingga kedua kalinya.

“Tersangka sudah diamankan di Polsek. Diancam melanggar Undang-undang Perlindungan Anak,” pungkasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini