Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Misteri Alas Purwo, Dikaitkan dengan KKN Desa Penari hingga Tempat "Semedi" Soekarno

Avirista Midaada , Jurnalis-Minggu, 08 September 2019 |14:28 WIB
Misteri Alas Purwo, Dikaitkan dengan KKN Desa Penari hingga Tempat <i> Soekarno" />
Alas Purwo, Banyuwangi (Foto: Disparbud Banyuwangi/Ist)
A
A
A

BANYUWANGI - Tak hanya hutan di cerita KKN Desa Penari saja yang tampak mistis yang identik dengan Banyuwangi. Taman Nasional Alas Purwo yang terletak di Semenanjung Blambangan, Kabupaten Banyuwangi, juga memiliki sejuta kisah mistis, di tengah keindahan alamnya.

Kisah mistis ini bahkan diyakini masyarakat Alas Purwo satu di antara sejumlah yang terangker di Pulau Jawa bahkan nusantara, selain kawasan Gunung Merapi, Gunung Lawu, Alas Roban yang terdapat di Jawa Tengah, serta Gunung Arjuno yang terletak di Jawa Timur.

Budayawan lokal Banyuwangi Moh. Syaiful, mengisahkan beragam kisah mistis yang ia sendiri pernah mengalaminya di hutan Semenanjung Blambangan ini.

"Di hutan alas purwo itu ada gua yang matanya gua istana. Itu gua cukup mistis, tapi banyak didatangi orang - orang untuk bersemedi guna mencari jati diri," kisahnya.

Di Alas Purwo juga terdapat beberapa titik yang konon menjadi persinggahan Nyi Roro Kidul dan Asistennya Nyi Ratu saat berada di daratan selatan Jawa.

Alas Purwo

"Banyak makhluk halusnya di sana, orang banyak percaya ada beberapa tempat persemayaman Nyi Roro Kidul dan Nyi Ratu, kalau mungkin ada yang melihat di sana ada juga istana kerajaannya. Selain itu ada jin paling kaya raya namanya Yusuf, dia juga bersemayam di sana," bebernya.

Mengingat dianggap angker dan sakral, tak heran orang - orang kerap berdatangan ke Alas Purwo untuk sekedar bersemedi. Bahkan konon tokoh - tokoh nasional seperti Soekarno, Jenderal Sudirman, hingga Supriyadi pernah bersemedi di Alas Purwo.

"Di sana ada tempat tokoh - tokoh seperti Soekarno, Sudirman, dan Supriyadi semedi. Ada anggapan kalau ingin ketemu mereka pergi ke Alas Purwo situ," ucap budayawan Banyuwangi ini.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement