JAKARTA - Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Abdul Mahmud Hendropriyono menegaskan bahwa pemilihan menteri adalah hak prerogatif presiden. Ia meminta semua pihak untuk menyerahkan semuanya ke Presiden Joko Widodo.
"Untuk kursi menteri, sepenuhnya hak prerogatif presiden," katanya.
Ketua Dewan Kehormatan PKPI itu pun menjelaskan bahwa yang paling penting dalam pemilihan menteri adalah seseorang yang mewakili rakyat. Dirinya tak mau mempengaruhi pilihan dan keputusan Presiden terpilih berserta wakilnya tersebut.
Hendropriyono mengatakan bahwa dirinya hanya memberikan masukan dan usulan saja. Untuk calon tertentu yang menurutnya layak menempati posisi Menhan, Hendro tidak menyebutnya secara khusus. "Pasti ada lah," jawabnya.
Sejumlah nama santer diberitakan akan kembali mengisi Kabinet Kerja Jokowi Jilid II. Namun, dari sejumlah nama tersebut, ada nama-nama baru yang diberitakan akan mengisi posisi-posisi menteri strategis, salah satunya adalah Syarifudin Tippe-yang belakang ini namanya mencuat akan mengisi Menteri Pertahanan (Menhan).