nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Diselimuti Kabut Asap Parah, Pemkot Jambi Liburkan Anak Sekolah

Azhari Sultan, Jurnalis · Senin 09 September 2019 08:32 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 09 09 340 2102298 diselimuti-kabut-asap-parah-pemkot-jambi-liburkan-anak-sekolah-yycvM8RsA7.JPG Kabut asap selimuti Kota Jambi (Foto: Azhari Sultan/Okezone)

JAMBI - Akibat dampak kabut asap parah yang menyelimuti Kota Jambi, pemerintah kota setempat memutuskan untuk meliburkan anak sekolah selama dua hari. Keputusan itu diambil tanpa alasan.

Ya, berdasarkan data Air Qualiity Monitoring System (AQMS) Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) Kota Jambi, menunjukkan bahwa kecenderungan kondisi kualitas udara di Jambi terhitung sejak Minggu malam berfluktuatif, dengan kisaran nilai Particulate Matter (PM2.5) atau partikel debu di udara dengan kategori tidak sehat bahkan masuk kategori berbahaya.

Hal itu diakui Kepala Bidang Humas (Kabag Humas) Kota Jambi, Abu Bakar. Menurutnya, kebijakan ini setelah memperhatikan Maklumat Wali Kota Jambi Nomor: 180/179/HKU/2019 tentang Antisipasi Dampak Kabut Asap.

"Karena itu, Pemerintah Kota Jambi mengimbau agar masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan, namun jika harus melakukan aktivitas di luar ruangan, diharapkan dapat menggunakan masker," tuturnya, Senin (9/9/2019).

Selanjutnya, kata dia, untuk kebijakan proses kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah, pihaknya menyampaikan kepada seluruh korwil di lingkungan Disdik Kota Jambi dan Madrasah di lingkungan Kemenag Kota Jambi, kepala PAUD/TK negeri/swasta, Kepala SDN/swasta/Madarasah Ibtidaiyah/sederajat, Kepala SMPN/ swasta/Madrasah Tsanawiyah/sederajat dan para siswa dan orangtua siswa.

Sebaran Kabut Asap di Indonesia

"Ini dilakukan guna melindungi siswa sekolah dari dampak kabut asap, mulai Senin, tanggal 9 September 2019, agar melaksakan kebijakan untuk TK/PAUD libur selama 3 hari, yakni Senin, Selasa dan Rabu," tukas Abu.

Untuk SDN/swasta/sederajat, lanjutnya, kelas 1, 2, 3 dan 4, libur selama 2 hari, yakni Senin dan Selasa. "Untuk kelas 5 dan kelas 6 dikurangi jam belajarnya, masuk jam 09.00 WIB, pulang jam 13.00 WIB," katanya menambahkan.

Adapun untuk siswa SMPN/swasta/Madrasah Tsanawiyah dikurangi jam belajarnya, yakni masuk pukul 08.30 WIB dan pulang pukul 13.00 WIB. Berlaku pada Senin dan Selasa. Namun, Pemkot Jambi mengimbau seluruh kepala sekolah, guru, TU, dan lainnya tetap masuk kerja seperti biasa.

"Selama libur, guru tetap memberikan tugas kepada siswanya agar siswa tetap belajar di rumah masing-masing. Setelah waktu libur yang ditetapkan, KBM berjalan sebagaimana biasanya sambil menunggu keputusan berikutnya," ujar Abu.

Kebijakan ini, lanjutnya, akan disesuaikan seperlunya dengan memerhatikan kondisi udara sebagaimana amanat dalam maklumat tersebut. Sekadar diketahui, kebijakan ini bukan kali pertama dibuat.

Sebelumnya, pada pertengahan Agustus 2019 lalu, Pemkot Jambi juga meliburkan anak anak sekolah sebagai imbas bencana kabut asap yang menyebabkan kualitas udara di wilayah itu memburuk. Sementara dari pantauan Okezone di sejumlah ruas jalan, banyak kendaraan bermotor menyalakan lampu kendaraan mereka dan mengurangi kecepatan akibat jarak pandang yang terbatas.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini