Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Tak Cuma Dekat dengan Jokowi, Kepemimpinan Airlangga di Golkar Terbilang Sukses

Tak Cuma Dekat dengan Jokowi, Kepemimpinan Airlangga di Golkar Terbilang Sukses
Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto (Foto: DPP Golkar)
A
A
A

JAKARTA - Airlangga Hartarto dan Bambang Soesatyo terus menjadi sorotan jelang Musyawah Nasional atau Munas Partai Golkar. Hal itu disebabkan dua tokoh tersebut menjadi kandidat terkuat menduduki kursi Ketua Umum partai berlambang pohon beringin di periode lanjutnya.

Menanggapi sengitnya persaingan keduanya, Wakil Ketua Umum PP AMPG, Dicky Loupatty menilai Airlangga Hartato lebih dekat ke Presiden Joko Widodo alias Jokowi.

"Kalau soal kedekatan, hari ini yang paling dekat itu adalah Pak Airlangga Hartarto karena dia ada di kabinet,” kata Dicky dalam diskusi polemik ‘Bursa Ketum Golkar, Kemana Istana Berlabuh?’ di D’Consulate, Menteng, Jakarta Pusat, seperti dikutip dari mnctrijaya.com.

(Foto: mnctrijaya.com)

Kedekatan Airlangga dengan Jokowi bahkan kerap diperlihatkan kepada publik, yang terbaru ditunjukkan saat peluncuran mobil Esemka di Boyolali pada Jumat 6 September 2019. Kala itu Airlangga jadi sopir Jokowi saat melakukan uji coba mobil tersebut.

Selain dekat dengan Presiden, Dicky menilai kepemimpinan Airlangga di Golkar terbilang sukses. Di tangan Menteri Perindustrian ini, Golkar berhasil mendapatkan 85 kursi di parlemen pada Pileg 2019.

Pencapaian itu di luar prediksi lembaga survei yang sejak awal menyebut Golkar akan mengalami penurunan suara yang sangat signifikan. Mengingat lima tahun terakhir Golkar diterpa beragam masalah yang merusak image-nya di tengah masyarakat.

"Itu yang patut yang kami syukuri,” kata Kepala Bidang Pemenangan Pemilu wilayah Sumatera Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia Tandjung.

Baca Juga : Airlangga Didukung Jadi Ketum Lagi oleh DPD Golkar Se-Riau

Dia juga menyebut segala permasalahan yang dihadapi Golkar saat ini hanya dinamika politik. Ini karena Golkar menerapkan sistem demokrasi dalam partai, semua kader bisa menyampaikan aspirasinya dan bahkan maju sebagai calon ketum Golkar.

"Internal Golkar itu sehat saja. Kalaupun ada (konflik internal) itu hanya dinamika politik,” tutupnya.

(Angkasa Yudhistira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement