JAKARTA - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bersama Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) memperingati Hari Ozon Sedunia 2019 di kawasan Taman Mini Indonesia Indonesia (TMII) Jakarta. Peringatan ini ditandai dengan peresmian Wahana Ozon di Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PP IPTEK) TMII.
Wahana Ozon diresmikan oleh Direktur Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim KLHK, Ruandha Agung Sugardiman pada Senin (16/9/2019) pagi. Acara tersebut dihadiri oleh 260 pelajar tingkat SMP, perwakilan dari kementerian/lembaga terkait, serta perwakilan Implementing Agency World Bank dan United Nations Development Programme (UNDP).
Ruandha mengatakan, keberadaan Wahana Ozon diharapkan dapat memberikan pengetahuan kepada masyarakat, khususnya pelajar, tentang pentingnya penyelamatan terhadap lapisan ozon. Fasilitas di Wahana Ozon dibuat secara interaktif sehingga mempermudah siswa dalam mempelajari perlindungan terhadap lapisan ozon.
"Saya berharap agar pihak sekolah yang melakukan kunjungan ke PP IPTEK ini dapat menerapkan praktiknya di lingkungan terdekat, dan lebih selektif dalam pemilihan kebutuhan sehari-hari, serta menghindari bahan-bahan yang berbahaya terhadap lapisan ozon," ujar Ruandha.
Ruandha menerangkan, kerusakan ozon dapat berakibat fatal pada kehidupan makhluk hidup di bumi. Bagi manusia, kerusakan lapisan ozon dapat menyebabkan berbagai penyakit imbas terpapar sinar ultraviolet secara langsung.