nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tim SAR Gabungan Cari Pesawat yang Hilang Kontak di Papua

Saldi Hermanto, Jurnalis · Rabu 18 September 2019 14:44 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 09 18 340 2106354 tim-sar-gabungan-cari-pesawat-yang-hilang-kontak-di-papua-AuvoNZ5Dga.jpg Tim SAR gabungan mencari pesawat yang hilang kontak di Papua (Foto: Istimewa)

TIMIKA - Tim SAR gabungan dikerahkan untuk melakukan pencarian pesawat Twin Otter PK-CDC yang hilang kontak dalam penerbangan dari Bandara Mozes Kilangin Timika, Kabupaten Mimika menuju Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, Senin (18/9/2019).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, Monce Brury mengatakan, personel yang dikerahkan berjumlah 10 orang dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, Brimob dan Lanud Yohanis Kapiyau menggunakan pesawat Carpediem Air jenis Twin Otter PK-CDJ.

"Kami tim empat orang beserta dari Brimob kurang lebih tadi empat orang, kemudian dari Lanud dua orang dengan kru maskapai melakukan searching," kata Monce Brury saat ditemui usai pemberangkatan tim SAR di Terminal Baru Bandara Mozes Kilangin Timika.

Ilustrasi

Menurut dia, meski dari informasi yang diperoleh cuaca tidak memungkinkan untuk dilakukan proses pencarian, pihaknya bersama pihak terkait lainnya tetap berupaya melakukan pencarian untuk menemukan pesawat yang belum diketahui keberadaannya itu.

"Kami upayakan pencarian, walaupun tadi di lapangan disampaikan bahwa cuaca tidak memungkinkan untuk searching. Tetapi langkah awal yang kita laksanakan adalah searching dulu, siapa tahu ada titik terang sehingga bisa untuk melakukan evakuasi," katanya.

Baca Juga : Pesawat Twin Otter Hilang Kontak dalam Penerbangan di Papua

Pesawat Twin Otter PK-CDC yang diketahui milik PT Carpediem Aviasi Mandiri berangkat dari Bandara Mozes Kilangin Timika sekitar pukul 10.31 WIT. Pesawat itu diperkirakan mendarat dan tiba di Bandara Ilaga, Kabupaten Puncak pada pukul 11.29 WIT. Namun, selang dua setengah jam kemudian, pesawat tak kunjung mendarat. Pihak Airnav Bandara Mozes Kilangin Timika akhirnya menyatakan pesawat mengalami lost contact.

Data yang diperoleh dari pihak bandara menyebutkan, pesawat memuat kargo berupa beras seberat 1700 kilogram. Kemudian pesawat dipiloti oleh saudara Dasep dan Co Pilot Yudra serta teknisi Ujang. Sementara itu terdapat juga seorang penumpang bernama Bharada Hadi.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini