nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Besok Black Box Twin Otter PK-CDC Dievakuasi

Saldi Hermanto, Jurnalis · Rabu 25 September 2019 14:13 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 09 25 340 2109156 besok-black-box-twin-otter-pk-cdc-dievakuasi-mhMBA6iizr.jpg Puing pesawat Twin Otter yag ditemukan di pegunungan Papua (foto: Istimewa)

TIMIKA - Setelah operasi SAR tahap pertama berhasil mengevakuasi empat jenazah korban jatuhnya pesawat DHC-6 Twin Otter register PK-CDC, Rabu (25/9/2019), operasi tahap selanjutnya mengupayakan bisa menemukan black box atau kotak hitam untuk proses investigasi oleh Komite Nasional Kecelakaan Transportasi (KNKT).

Direktur Operasi Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional, Brigjen TNI (Mar) Budi Purwanto mengatakan, Tim SAR akan tetap mendukung KNKT menemukan black box yang berisi percakapan pada cockpit serta data penerbangan.

"Tetap kita back up untuk operasi tahap ke dua, yaitu mengevakuasi black box yang terdiri dari voice (suara) dan flight data recorder (FDR)," kata Brigjen Budi di Timika, Kabupaten Mimika, Papua, Rabu (25/9/2019).

 Baca juga: 4 Jenazah Korban Jatuhnya Pesawat Twin Otter di Papua Berhasil Dievakuasi

papua

Operasi tahap ke dua merupakan operasi yang difokuskan untuk menemukan black box, dan itu akan didukung Tim SAR hingga Jumat 27 September 2019.

"Terhitung besok pagi kita akan melaksanakan evakuasi terhadap black box. Tentunya mencari, menemukan dan kita segera evakuasi," ujarnya.

Tim SAR pada tadi berhasil menerjunkan personel ke lokasi tebing jatuhnya puing-puing pesawat DHC-6 Twin Otter series 400 register PK-CDC menggunakan helikopter SA-315 Lama membawa empat personel evakuasi. Selanjutnya melakukan evakuasi seluruh jasad korban dan dibawa menuju posko SAR di Bandara Aminggaru Ilaga, Kabupaten Puncak.

 Baca juga: Bangkai Pesawat Twin Otter PK-CDC Ditemukan, Operasi SAR Diperpanjang

Papua

Dari posko SAR Bandara Aminggaru Ilaga, empat kantong jenazah berisi jasad korban dibawa lagi menggunakan Twin Otter PK-CDJ menuju Bandara Mozes Kilangin Timika. Setelah tiba, seluruh jasad korban dibawa lagi ke kamar jenazah RSUD Kabupaten Mimika untuk dilakukan identifikasi oleh tim DVI dari Polri.

Evakuasi black box akan dilaksanakaan oleh dua pemanjat tebing ahli dari Vertical Rescue Indonesia yang didatangkan dari Bandung, Jawa Barat dan telah tiba pagi tadi. Keduanya akan diantar dengan helikopter SA-315B Lama milik PT Intan Angkasa dari Ilaga menuju lokasi jatuhnya pesawat yang berada di medan bertebing dengan ketinggian sekitar 3.000 kaki lebih dan kemiringan mencapai 90 derajat.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini