NAIROBI - Sedikitnya tujuh anak tewas setelah sebuah ruang kelas ambruk di sebuah sekolah di Nairobi, Kenya. Keterangan pejabat terkait mengatakan ruang kelas di Sekolah Precious Talent Top School itu roboh hanya beberapa menit setelah sekolah dimulai pada Senin.
Dilaporkan BBC, puluhan siswa masih terjebak di bawah puing-puing ruang kelas. Dinas darurat telah tiba di tempat kejadian, namun tim penyelamat dilaporkan mengalami kesulitan untuk sampai ke sekolah karena banyaknya orang yang berkumpul di sekitarnya.
Direktur sekolah itu, Moses Ndirangu, menyalahkan ambruknya ruang kelas pada pembangunan pipa saluran air di dekatnya. Menurut Ndirangu pekerjaan pipa itu kemungkinan telah melemahkan fondasi bangunan.
Rescuers on the scene but they can’t access it because we have thousands of people here. Police not hear Tom clear ground. Maybe still tweeting. @DCI_Kenya @NPSOfficial_KE pic.twitter.com/lUmTQzxshF
— Robert Alai (@RobertAlai) September 23, 2019
Ruang kelas ambruk tak lama sebelum pukul 07.00 waktu setempat dan puluhan anak-anak dengan cepat dievakuasi dari tempat kejadian. Palang Merah Kenya telah memindahkan beberapa anak ke Rumah Sakit Nasional Kenyatta di Nairobi.
Wartawan BBC di Nairobi melaporkan bahwa penduduk setempat yang marah telah mengeluh tentang respons darurat yang lambat. Foto-foto di media sosial menunjukkan ratusan warga berkumpul di sekitar lokasi sementara petugas penyelamat mencari di antara puing-puing.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.