Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Densus 88 Tangkap 7 Terduga Teroris di Bekasi, Berikut Identitasnya

Achmad Fardiansyah , Jurnalis-Senin, 23 September 2019 |12:37 WIB
Densus 88 Tangkap 7 Terduga Teroris di Bekasi, Berikut Identitasnya
Ilustrasi.
A
A
A

JAKARTA - Para pelaku terduga teroris yang ditangkap Densus 88 Antiteror Mabes Polri di Tambun, Bekasi merupakan anggota kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Bekasi.

Karo Penmas Div Humas Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, terdapat 7 terduga teroris yang berhasil ditangkap.

"Ya betul kelompok JAD bekasi dan JAD-JAD lainnya," katanya kepada wartawan, Senin (23/9/2019).

Saat melakukan penggerbekan dan penangkapan, pihaknya terlebih dahulu melakukan tindakan secara preventif strike di beberapa lokasi. Hal tersebut merupakan salah satu upaya pencegahan aksi teror. Apalagi di lokasi telah ditemukan beberapa bahan peledak.

"Telah ditemukan materi bom berbahan TATP atau hight explosive dan beberapa bukti-bukti berbahaya lainnya. Tim masih di lapangan," ungkapnya.

Adapun identitas para terduga teroris jaringan JAD adalah SP alias Abu Said (18) yang ditangkap di Jalan KH. Mas'ud , Tridaya Sakti, Tambun Selatan, Bekasi, sekitar Pukul 05.35 WIB.

Ilustrasi.

Dari hasil pengecekan di toko online, terduga membeli beberapa bahan peledak antara lain aseton, gelas plastik pengukur, sendok pengaduk bahan kaca, Hcl dan H2O2.

"(Abu Said) Ikut latihan bela diri di Perumahan Cluster Paris Residence Bekasi. Ikut Baiat di rumah Eka Hendra Utama, mengikuti idad di Gunung Salak Bogor. Merencanakan aksi amaliyah dengan menyerang pos kepolisian," ujarnya.

Kemudian, dalam waktu singkat, Densus kembali menangkap satu orang terduga teroris lainnya atas nama FP alias abu Zee Ghuroba (28) di Jalan Raya Sumber Jaya, Tambun Selatan, Bekasi, Jawa Barat, sekitar Pukul 05.45 WIB.

Keterlibatan Abu Zee dalam kelompok ini adalah dirinya dikenal sebagai amir dan mengkoordinir ‘ikhwan’ untuk bergabung ke Bekasi. Abu Zee juga pengajar ilmu beladiri di Perumahan Cluster Paris Residence Bekasi.

"Abu Zee juga mengikuti baiat di rumah Eka Hendra Utama dan melaksanakan idad di Gunung Salak Bogor," ujarnya.

Setelah menangkap Abu Zee dan Abu Said, di hari yang sama Densus 88 juga menangkap dua orang terduga teroris, yakni SJ alias Haidar Al Ghazi (20) dan IG (19), keduanya ditangkap di Jalan Desa Tridaya Sakti 48, Tridaya Sakti, Tambun Selatan, Bekasi.

Setelah itu. Densus juga berhasil menangkap pasutri yang diketahui juga terduga teroris yakni A dan S di Perum Alamanda Regency, Blok N, Jalan Nirwana II, Kelurahan Karang Satria, Kecamatan Tambun Utara, Bekasi, Jawa Barat.

A ditangkap lantaran memiliki bahan peledak H202 dan serbuk TATP. "Disebutkan dalam BAP Tedjo Hadi Broto terkait perencanaan idad dan aksi teror bersama kelompoknya," ujarnya.

Berhasil menangkap A dan S. Densus menangkap kembali satu orang terduga teroris lainnya atas nama ASH alias Ummu Alisha (27) di Jalan Aren Jaya 2, No 53, RT 007, RW 002, Kota Bekasi, Jawa Barat.

"Keterlibatan ASH memiliki peran menjemput SJ di agen bus Bulak Kapal Bekasi," bebernya.

ASH juga sama dengan yang lainnya yakni mengikuti latihan bela diri di Perumahan Cluster Paris Residence Bekasi serta di rumah Hendra Eka Utama dan terlibat mengikuti idad di Gunung Salak, Bogor dan merencanakan aksi amaliyah dengan menyerang pos polisi.

(Qur'anul Hidayat)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement