JAYAPURA - Wakil Bupati Kabupaten Keerom, Pieter Gusbager meminta seluruh warga Kabupaten Keerom khususnya dan Papua pada umumnya untuk tetap menjaga tanah Papua sebagai Tanah Damai.
Hal ini dikatakan anak asli Keerom ini kepada ratusan warga perbatasan Negara Republik Indonesia – Papua Nugini, dalam acara doa bersama lintas agama di kampung Kibey Distrik Arso Timur Kabupaten Keerom.
“Papua adalah surga kecil yang jatuh ke bumi, jadi kalau di surga itu tidak ada saling benci, tidak ada baku musuh jangan ada darah tumpah di sini. Semua itu saudara dan damai. Jadi kalau Papua itu surga kecil yang jatuh ke bumi, maka jaga dia supaya damai, jangan ricuh dan bakar sana bakar sini hingga bikin kekecauan,” kata Pieter.

Pieter juga menekankan bahwa bendera yang wajib berkibar di wilayah Indonesia adalah merah putih, bukan bendera lain. Untuk itu ia mengimbau kepada generasi muda untuk tak terprovokasi dengan agenda yang mengajak membuat keributan.
“Kalau sampai anak-anak yang jadi korban, itu orang tua hancur, harapannya hancur. Kalian adalah masa depannya, jadi tidak usah ikut-ikutan, jangan terprovokasi. Saya juga sampaikan, merah putih harus berkibar di perbatasan. Jangan ada bendera lain, kita Indonesia, jangan ada lain. Saya sampaikan, saya anak asli Papua, anak asli Arso, ini saya sampaikan. Sekolah yang baik,” pungkasnya.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.