Hakim mengaku kaget dengan penangkapan ayahnya yang diduga berencana melakukan kerusuhan dengan bom molotov. Menurutnya, sang ayah merupakan sosok yang demokratis dan juga selalu mengingatkan untuk menjaga persatuan negara. Terlebih lagi, dia sangat mengetahui materi kuliah yang dibawakan oleh ayahnya.
Baca Juga: Hendak Mengacau Aksi Mujahid 212 dengan Bom Molotov, 6 Orang Ditangkap

"Kaget dong, saya tidak percaya ayah saya seperti itu. Karena saya tahu persis materi yang sering dibawakan ayah saya. Ya soal pengamalan pancasila, kebhinekaan, hal-hal seperti itu lah. Kan saya sering bantuin bikin presentasinya" tutur Hakim.
Sebelumnya, polisi telah mengamankan 6 orang yang diduga berencana melakukan kerusuhan pada aksi Mujahid 212 menggunakan bom molotov. Mereka diamankan di wilayah Cipondoh Tangerang, pada Sabtu, 28 September 2019. Penangkapan tersebut dilakukan setelah polisi melakukan investigasi dan pengamatan di kediaman Sony Santoso di daerah Cipondoh, Kota Tangerang.
(Fiddy Anggriawan )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.