DPR Terburuk sejak Era Reformasi
LSM pemantau parlemen, Formappi, menyebut kinerja anggota DPR periode 2014–2019 adalah yang terburuk sejak era reformasi karena banyak rancangan undang-undang prioritas yang tidak bisa disahkan.
Peneliti dari Forum Masyarakat Peduli Parlemen (Formappi), Lucius Karus, menyarankan anggota DPR periode selanjutnya mengubah strategi kerja. Tidak lagi memasang target bombastis, tapi fokus pada beberapa undang-undang krusial.
Ia mencontohkan, dalam satu tahun setiap komisi DPR cukup menargetkan dua RUU dan harus selesai dibahas. Jika ada 11 komisi, maka dalam setahun akan ada 22 aturan.
Bukan Sarana Kekuasaan
Cara itu, kata dia, lebih baik karena DPR periode 2014–2019 setiap tahun menargetkan 40–50 RUU, tapi hanya bisa merampungkan 3 sampai 10 RUU.
"Harus fokus pada beberapa RUU krusial dan dengan perencanaan yang realistis. Selama ini karena terlalu banyak jadi kebingungan memilih mana yang jadi prioritas," ujar Lucius Karus.
Ia juga menilai komposisi anggota DPR yang baru dan petahana yang berimbang tak akan berdampak besar terhadap kinerja jika dominasi partai politik masih sangat kuat. Hasilnya, aturan yang dilahirkan hanya mementingkan kepentingan elite, bukan rakyat.
"Masalahnya parpol masih dengan corak pragmatis. Jadi berharap pada kualitas anggota saja, baik yang baru atau lama, ketika cengkeraman parpol ke anggota terlalu keras, agak susah diharapkan."
Namun demikian, menurut Lucius, aksi unjuk rasa mahasiswa dan masyarakat selama beberapa hari ini ada baiknya sebagai 'pelajaran serius' bagi anggota DPR mendatang agar berubah.
"Fakta publik bisa begitu serius mengevaluasi kualitas RUU yang dihasilkan. Jadi DPR baru tidak bisa tidur nyenyak dengan kebiasaan mereka selama ini. Harus responsif dan partisipatif."
"Ada gunanya juga demo di akhir sidang ini untuk DPR mendatang. Untuk mengingatkan mandat yang diterima bukan hanya jadi sarana menikmati kekuasaan tapi digunakan untuk melayani kepentingan publik. Karena sewaktu-waktu bisa demo lagi karena amunisinya sudah terlalu banyak."
(Hantoro)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.