nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Perahu Anggota DPR India Terbalik saat Kunjungi Daerah Banjir

Rahman Asmardika, Jurnalis · Jum'at 04 Oktober 2019 07:30 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 10 03 18 2112648 perahu-anggota-dpr-india-terbalik-saat-kunjungi-daerah-banjir-SQrb8ohYd6.jpg Foto: ANI/Twitter.

NEW DELHI – Seorang anggota DPR India mengalami insiden saat melakukan kunjungan ke daerah yang terkena bencana banjir di Negara Bagian Bihar.

Insiden yang dialami Ram Kripal Yadav, anggota parlemen partai berkuasa Bharatiya Janata Party (BJP) jatuh ke air saat perahu yang dia tumpangi terbalik. Tujuh orang, termasuk seorang bocah turut menemani mantan Menteri Serikat India itu.

Anggota parlemen itu baru kembali dari survei daerah yang dilanda banjir di dekat Ibu Kota Negara Bagian Bihar, Patna saat dia tiba-tiba memutuskan untuk berdiri di perahu buatan yang dia tumpangi, membuat perahu terbalik. Kejadian itu tertangkap kamera dan Ram serta penumpang lainnya segera diangkat dari air oleh warga lokal yang berada di perahu lain.

Video, yang telah beredar di media sosial, membuat banyak warganet marah pada si politikus yang dianggap membahayakan nyawanya dan anak kecil yang bersamanya. Demikian diwartakan Sputnik.

Tetapi banyak pengguna Twitter melihat sisi lucu dari kejadian itu, menyebutnya sebagai "kesempatan berfoto" untuk si politikus, sementara yang lain menyebutnya "karma" karena kehidupan beberapa orang tetap terdampak akibat hujan yang tak henti-hentinya turun di kota itu.

Hujan berkepanjangan terus menyebabkan kehancuran di beberapa bagian India termasuk Bihar, Uttar Pradesh, Uttarakhand, Madhya Pradesh dan Negara Bagian Rajasthan.

Uttar Pradesh tetap terkena dampak terburuk dengan 111 melaporkan kematian akibat insiden yang berhubungan dengan hujan, sementara banjir di Bihar telah merenggut 40 nyawa.

Menurut otoritas cuaca India, angin barat daya akan berakhir sekitar 10 September tetapi telah meluas di anak benua India, yang menyebabkan hilangnya nyawa, ternak, tanaman, dan properti. Sejauh ini, banjir telah menewaskan sekitar 140 orang.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini