Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kisah Dramatis Warga Sampang Selamatkan Diri dari Amukan Massa di Wamena

Avirista Midaada , Jurnalis-Kamis, 03 Oktober 2019 |03:13 WIB
Kisah Dramatis Warga Sampang Selamatkan Diri dari Amukan Massa di Wamena
Tiba di Lanud Abdul Rachman Saleh, Pengungsi Asal Sampang Bernama Salim Menceritakan Caranya Menyelamatkan Diri saat Kerusuhan di Wamena, Papua (foto: Okezone/Avirista M)
A
A
A

MALANG - Kisah dramatis dibagikan pengungsi Wamena asal Sampang, Jawa Timur. Pria bernama Salim ini menuturkan berhasil selamat dari pembakaran massa setelah menjebol bagian rumahnya.

"Jadi waktu itu rumah lantai 1 sudah mulai terbakar. Di depan sudah ada puluhan orang. Saat itu juga saya langsung ke lantai 2 dan tidak berpikir menyelamatkan barang - barang. Saya lalu ke belakang rumah di lantai 1 dan menjebol triplek," ujar Salim saat ditemui Okezone di Lanud Abdul Rachman Saleh, Rabu (2/10/2019).

Baca Juga: Setop Pakai Istilah Orang Asli Papua dan Pendatang, Kita Bersaudara! 

Saat keluar rumah itulah, ia diselamatkan oleh 3 anggota TNI yang membawanya ke Kodim Wamena bersama ribuan warga pendatang lainnya.

Tiba di Lanud Abdul Rachman Saleh, Pengungsi Wamena asal Sampang Bernama Salim Menceritakan Kondisi Mengerikan saat Menyelamatkan Diri dari Kerusuhan di Wamena, Papua (foto: Okezone/Avirista M)	 

Di sepanjang jalan dari rumahnya menuju lokasi evakuasi, ia melihat betapa mengerikannya kondisi Wamena. Mayat bergelimpangan di mana - mana, rumah, ruko, hingga kendaraan bermotor habis dibakar massa.

"Sudah parah dan mengerikan sekali. Di Wamena mereka dibunuh dan dibakar ramai - ramai. Dibacok terus dibakar hidup - hidup, sungguh mengerikan," kisahnya.

Salim mengungkapkan mayoritas korban berasal warga pendatang, sedangkan yang melakukan yakni warga asli Wamena.

"Yang dicari itu ya perantau. Itu semua dibabat habis, rumah yang ketahuan milik perantau jadi amukan penduduk sana, dibakar habis semua," jelasnya.

Bahkan Salim menjadi saksi bagaimana istri dan anak tetangganya asal Toraja, Sulawesi Utara, meregang nyawa. "Korbannya salah satu tetangga saya, dia dari Toraja. Rumahnya dibakar habis, yang selamat hanya dia, sedangkan istri dan anaknya meninggal dibakar bersama rumahnya," kisahnya.

Salim menjadi bagian dari 120 orang pengungsi Wamena asal Jawa Timur yang dipulangkan menggunakan pesawat hercules milik TNI AU.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement