Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Diperiksa KPK, Anggota BPK Rizal Djalil Ngaku Serahkan Banyak Dokumen

Arie Dwi Satrio , Jurnalis-Jum'at, 04 Oktober 2019 |17:09 WIB
Diperiksa KPK, Anggota BPK Rizal Djalil <i>Ngaku</i> Serahkan Banyak Dokumen
Rizal Djalil. (Foto: Arie Dwi/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Rizal Djalil rampung diperiksa tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada hari ini. Tersangka kasus dugaan suap proyek SPAM di KemenPUPR tersebut diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk penyidikan Leonardo Jusminarta Prasetyo (LJP).

Usai diperiksa selama sekira tiga jam, Rizal mengaku telah menyerahkan banyak dokumen ke penyidik KPK. Sayangnya, dia tidak menjelaskan secara detail dokumen apa saja yang diserahkan ke penyidik.

"Oh banyak (dokumen) sudah diserahkan terkait pemeriksaan hari ini," kata Rizal di pelataran Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (4/10/2019).

Dalam kesempatan itu, Rizal juga menjelaskan ‎bahwa dirinya hanya dimintai keterangan sebagai saksi bukan tersangka. Dia berjanji akan kooperatif jika kembali dipanggil untuk diperiksa oleh tim penyidik.

Gedung KPK.

"Semuanya sudah saya jelaskan ke penyidik dan saya siap memberikan keterangan lagi kalau diperlukan. saya kira cukup nanti silakan tanya di dalam," ucapnya.‎

Sebelumnya, KPK telah menetapkan anggota Rizal Djalil dan Komisaris PT Minarta Dutahutama, Leonardo Jusminarta Prasetyo sebagai tersangka baru dalam kasus dugaan suap terkait proyek SPAM di KemenPUPR.

Penetapan terhadap keduanya dilakukan setelah KPK mencermati fakta-fakta persidangan terkait perkara ini.

Rizal diduga menerima suap dari Leonardo dengan total nilai 100.000 Dolar Singapura pecahan 1.000 Dolar Singapura. Uang tersebut diserahkan Leonardo kepada Rizal melalui salah satu pihak keluarga.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement