nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Festival Pesona Selat Lembeh 2019 Promosikan Bitung Sebagai Destinasi Wisata Bahari

Selasa 08 Oktober 2019 14:16 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 08 1 2114270 festival-pesona-selat-lembeh-2019-promosikan-bitung-sebagai-destinasi-wisata-bahari-KJLrlJ8IRv.jpeg Festival Pesona Selat Lembeh di Bitung (Foto: Kemenpar)

BITUNG - Menteri Pariwisata Arief Yahya memuji atraksi wisata dalam gelaran Festival Pesona Selat Lembeh 2019 di Kota Bitung, Sulawesi Utara. Gelaran ini merupakan pendatang baru yang langsung mencuri perhatian karena berhasil menyedot banyak pengunjung.

Festival Pesona Selat Lembeh berusia 4 tahun dan termasuk dalam Top 100 Calender of Event (CoE) nasional. Atraksi di dalamnya meliputi karnaval ratusan kapal, tarian khas Suku Minahasa, serta tari Kabasaran.

Setibanya Menpar Arief Yahya di lokasi langsung disambut Tari Kabasaran yang dibawakan oleh anak-anak, remaja hingga orang dewasa. Bagi warga setempat, Tari Kabasaran merupakan lambang keberanian Suku Minahasa ini. Tarian ini pun mampu menarik perhatian para pengunjung.

kemenpar 

Menpar Arief dalam sambutannya mengaku optimis Festival Pesona Selat Lembeh 2019 mampu mempromosikan Bitung sebagai destinasi wisata bahari. Bitung memiliki panorama bawah laut yang luar biasa, ditambah bentang alam memukau di atasnya.

“Atraksi Bitung luar biasa. Kita langsung saja memposisikan Bitung sebagai destinasi wisata bahari di Indonesia. Karena memang memiliki kekayaan bahari yang luar biasa,” kata Menpar Arief Yahya.

Menpar Arief pun mengapresiasi pertumbuhan wisman ke Bitung. Sepanjang 2016 hingga 2018, peningkatan kunjungan wisatawan asing sebesar 29,5 persen, dengan rata-rata pertumbuhan 14,7 persen setiap tahunnya. Sementara itu pertumbuhan wisatawan nusantara di rentang waktu serupa sebesar 700 persen, dengan rata-rata pertumbuhan 350 persen per tahun.

“Tak heran, karena keistimewaan tersebut, Selat Lembeh sering kali dijuluki sebagai The Mecca of Divers atau The Mecca of Macro Photography,” kata Menpar.

Menpar menekankan bahwa setiap penyelenggaran CoE memerlukan faktor 3C. Ketiganya adalah creative value meliputi tatanan panggung dan isi acara di dalamnya; kedua commercial value yang terdiri dari jumlah wisatawan, media value, dan multiplier effect. Poin ketiga adalah CEO Commitment atau komitmen pemimpin daerah.

“Untuk bisa masuk dalam Calendar of Event Kemenpar, sebuah event harus memiliki 3C, creative value, commercial value, dan CEO commitment. Festival ini memiliki semuanya. Saya beri bocoran dari tim kurator, Festival Pesona Selat Lembeh dipastikan masuk dalam CoE 2020,” kata Menpar.

Kemenpar 

Pada kesempatan yang sama, Walikota Bitung Maximiliaan Jonas Lomban, menegaskan bahwa kota yang dipimpinnya adalah surga bagi wisatawan. “Selamat datang di Bitung. Anda berada di surga wisatawan. Karena Bitung punya segalanya. Kita punya Pulau Lembeh. Ada juga Selat Lembeh yang sangat kaya biota laut. Dan punya 95 titik selam di dalamnya,” kata Walikota yang akrab disapa Max J Lomban.

Tidak hanya wisata bahari, Bitung juga memiliki hutan lindung dan cagar alam. Ada monyet hitam Sulawesi dan burung yang musim tertentu datang dari Australia. (adv)

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini