Ataupun, jelas Bamsoet, blue print dalam amandemen terbatas itu diharapkan menjadi acuan visi dan misi para calon pemimpin negara atau daerah dalam konsep pembangunan ekonomi Indonesia ke depannya.
"Presiden, bupati, walikota dan seterusnya itu harus mengacu kepada peta jalan Indonesia yang sudah kita gariskan ke depan. Sehingga manakala ada pergantian pergantian kepala negara, pergantian bupati, walikota, gubernur itu blue printnya sama," jelasnya.
Baca Juga : Megawati Bersyukur Pemilihan Ketua MPR Melalui Musyawarah Mufakat
Di sisi lain, Politikus partai Golkar ini memastikan MPR bakal membuka pintu bagi semua pihak untuk memberikan masukan dalam upaya amandemen terbatas UUD 1945 ini.
"Kita ingin masyarakat ikut andil untuk memberikan masukan atas konstutusi yang akan kita jalankan ke depan. Kami membuka diri aspirasi dari masyarakat terhadap amandemen terbatas," terangnya.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.