Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Akibat Luka Tusukan, Usus Halus Wiranto Dipotong 40 Sentimeter

Fadel Prayoga , Jurnalis-Jum'at, 11 Oktober 2019 |15:43 WIB
Akibat Luka Tusukan, Usus Halus Wiranto Dipotong 40 Sentimeter
Menko Polhukam Wiranto. (Dok Okezone.com/Arif Julianto)
A
A
A

JAKARTA – Menko Polhukam Wiranto diserang terduga teroris usai kunjungan ke Universitas Mathlaul Anwar, Menes, Pandeglang, Banten, untuk meresmikan gedung baru, kemarin. Pelakunya, Syahrial Alamsyah alias Abu Rara, dan istrinya berinisial FA.

Tenaga Ahli Menko Polhukam, Agus Zaini mengatakan, Wiranto harus menjalani operasi pemotongan usus halus sekira sepanjang 40 sentimeter setelah perutnya terkena tusukan dari Abu Rara. Hal itu dilakukan karena ditemukan luka di usus halusnya akibat tusukan.

"Ditemukan luka di bagian usus halus, sehingga usus halusnya mesti dipotong sepanjang 40 cm," kata Agus dalam keterangan tertulis, Jumat (11/10/2019).

Menko Polhukam Wiranto Ditusuk saat Menghadiri Peresmian Gedung Baru Universitas Mathla'ul Anwar, Pandeglang, Banten (foto: Ist)

Ia menjelaskan, operasi pemotongan usus itu berlangsung selama tiga jam. Kini, yang bersangkutan sedang menjalani masa pemulihan di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat.


Baca Juga : Wiranto Ditusuk, Apa Pesan yang Ingin Disampaikan Pelaku?

"Pascaoperasi kondisi Wiranto membaik, meski tetap harus menjalani perawatan," ujarnya.

Terkait kondisi Wiranto lebih detail belum diketahui sepenuhnya. Sebab, pihak dokter dan Kepala RSPAD Gatot Soebroto Terawan Agus Putranto belum memberikan keterangan pers sejak menjalani perawatan dari kemarin.


Baca Juga : Keluarga Penusuk Wiranto Mengaku Tak Begitu Mengenal Sosok Syahril

(Erha Aprili Ramadhoni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement