"Dalam proses ini petani menunjukkan KTP asli dan menyebutkan nama Ibu Kandung. Kemudian petugas melakukan pengecekan ke server bank dilanjutkan proses pembuatan buku tabungan," jelasnya.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Sultra akan meluncurkan program Kartu Tani pada tahun 2020 mendatang.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Kadistanak) Sultra, Ari Sismanto mengatakan, Kartu Tani merupakan program Kementan untuk meningkatkan kesejahteraan para petani.
Pasalnya, kartu debit seperti kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM), ini sudah mulai dilaksanakan di sejumlah provinsi di Indonesia, tetapi masih dalam uji coba.
“Untuk di Sultra, tahun 2020 kita akan coba di 4 kecamatan dari 2 Kabupaten/Kota, yakni Kota Baubau dan Kabupaten Bombana. Kita belum bisa serentak karena program ini terus akan kita lakukan evaluasi untuk perbaikan-perbaikan,” kata Ari Sismanto.
Ia menjelaskan, Kartu Tani ini akan bekerjasama dengan Bank BNI, dimana tahap awalnya diberlakukan untuk penyaluran pupuk bersubsidi.