Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Imbas Penusukan Wiranto, Pengamanan Pelantikan Jokowi Sebaiknya Lebih Ditingkatkan

Achmad Fardiansyah , Jurnalis-Sabtu, 12 Oktober 2019 |16:02 WIB
Imbas Penusukan Wiranto, Pengamanan Pelantikan Jokowi Sebaiknya Lebih Ditingkatkan
Menko Polhukam Wiranto Diserang dan Ditusuk Orang Tak Dikenal di Pandeglang, Banten (foto: Istimewa)
A
A
A

JAKARTA - Sejumlah elemen yang terdiri dari Lembaga Pengkajian Informasi Pembangunan Bangsa (LPIPB), Seknas Jokowi DKI Jakarta dan Seknas Dakwah Jokowi Jabodetabek mengecam keras peristiwa terhadap Menkopulhukam Wiranto di Pandeglang, Banten. 10 September kemarin.

Ketua LPIPB, Monisyah Hutabarat mengatakan pihaknya mengutuk keras atas tindakan biadab yang mengarah kepada tindakan teroris ini.

Baca Juga: Pengamat Terorisme: Wiranto Hanya Korban, Bukan Target 

Wiranto Ditusuk Orang Tak Dikenal di Pandeglang Banten

"Sebagai anak bangsa kami mengutuk tindakan biadab dan perbuatan radikal terhadap pejabat tinggi negara ini, kami berharap kedepan aparat keamanan dapat meningkatkan pengamanan terhadap pejabat negara," katanya kepada wartawan, Sabtu (12/10/2019).

Monisyah mengajak kepada seluruh komponen anak bangsa agar lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap kelompok-kelompok radikal.

"Kami mengajak agar lebih hati-hati, apalagi menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden pada tanggal 20 Oktober nanti," ucapnya.

Sementara itu, Seknas Jokowi DKI Jakarta Jon Sinaga berharap aparat keamanan agar segera menumpas kelompok radikalisme hingga keakar-akarnya.

Presiden Jokowi Jenguk Menkopolhukam Wiranto di RSPAD 

"Kami Seknas Jokowi DKI Jakarta mohon sebagai elemen bangsa agar aparat kepolisian lebih hati-hati lagi dan teliti melihat kalau ada kelompok-kelompok radikalisme agar dituntaskan sampai keakar-akarnya," tegasnya

Baca Juga: Prabowo Nilai Kasus Penusukan Wiranto Bukanlah Sebuah Rekayasa 

Senada dengan Seknas Dakwah Jokowi DKI Jakarta, Rizal Maulana menegaskan perbuatan Abu Rara dan FA sangat jauh dengan ajaran agama.

"Ada 1000 ulama dalam Seknas Dakwah Jokowi sangat mengecam dan mengutuk sangat keras kejadian ini, Allah subhanahu wa ta'ala tidak akan pernah rela melihat umatnya menyakiti satu umat dengan yang lain, menyakiti satu dengan yang lain," tutupnya.

(Fiddy Anggriawan )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement