Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

PPP Yakin Bergabungnya Oposisi ke Pemerintah Tak Bikin Parlemen Lembek

Harits Tryan Akhmad , Jurnalis-Sabtu, 12 Oktober 2019 |18:35 WIB
PPP Yakin Bergabungnya Oposisi ke Pemerintah Tak Bikin Parlemen Lembek
Wasekjen PPP Ahmad Baidowi (Foto: Okezone)
A
A
A

Menurut pria yang biasa disapa Awiek ini politik itu cair. Karena itu, dia menilai masuknya partai oposisi menjadi bagian dari pemerintahan tidak perlu dipermasalahkan. Apalagi, sama-sama mempunyai tujuan membangun keharmonisan bangsa.

"Perlu kami tegaskan bahwa politik itu perbedaan pendapat biasa saja, tetapi membangun keharmonisan bangsa menjadi hal yang utama. Berbeda sikap, berbeda politik, berbeda pilihan itu biasa saja, tetapi tidak boleh saling bermusuhan," ujar dia.

PPP mengakui diperlukan pihak yang melakukan check and balances berupa oposisi untuk mengawasi pemerintahan Jokowi di periode keduanya. "Terkait dengan komposisi pemerintahan ke depan, kami tetap berharap check and balances tetap ada," ujarnya.

Sinyal bergabungnya koalisi kian menguat setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Istana, Jakarta.

Baca Juga: Jika Gerindra Masuk Kabinet, Surya Paloh Legawa Tak Dapat Jatah 

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement